KETIK, SURABAYA – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming meninjau pabrik sepeda PT Insera Sena atau Polygon Factory di Sidoarjo, Jumat, 16 Oktober 2026.
Kunjungan itu untuk melihat proses produksi dan perkembangan industri sepeda dalam negeri yang mampu bersaing di pasar internasional.
Khofifah dan Gibran didampingi Bupati Sidoarjo Subandi serta Production Manager Polygon Dian Ardhi Kurniawan.
Mereka meninjau fasilitas produksi, mulai dari pembuatan dan pemotongan rangka, laboratorium pengujian kualitas, produksi sepeda listrik atau e-bike, hingga gudang penyimpanan. Keduanya juga berkeliling menggunakan sepeda Polygon.
Khofifah mengapresiasi Polygon sebagai produk dalam negeri yang mampu menembus pasar mancanegara.
Baca Juga:
Jawa Timur Juara Umum FIKSI Nasional 2026, Raih 18 Medali“Sebagian besar produk Polygon telah dipasarkan ke luar negeri. Ini menunjukkan bahwa produk Indonesia mampu bersaing di pasar internasional,” ujar Khofifah.
Ia juga menyambut peningkatan kapasitas produksi Polygon.
“Peningkatan kapasitas produksi ini tentu akan memberikan dampak berantai bagi perekonomian Jawa Timur, terutama melalui peningkatan pendapatan dan pembukaan lapangan kerja,” katanya.
Khofifah mengajak masyarakat meningkatkan kebanggaan terhadap produk Indonesia.
Baca Juga:
Bagikan BBM Gratis ke Ojol Malang, Gubernur Khofifah Pastikan Stok Jatim Aman“Dukungan terhadap produk lokal dapat dimulai dari diri sendiri, kemudian disebarkan kepada keluarga, teman, rekan kerja, hingga melalui media sosial,” tuturnya.
Khofifah juga menyoroti perkembangan kendaraan ramah lingkungan. Polygon mengembangkan produk tersebut melalui ekspor perdana sepeda listrik pada akhir 2024 dengan baterai produksi dalam negeri.
“Langkah ini sejalan dengan upaya hilirisasi industri dan pengembangan kendaraan listrik di Indonesia,” kata Khofifah.
Sementara itu, Chief Operating Officer sekaligus Direktur Operasional PT Insera Sena Soni Hartanto mengapresiasi kunjungan pemerintah sebagai bentuk perhatian terhadap sektor industri.
“Kami berkomitmen memperkuat kerja sama dengan pemerintah daerah, khususnya dalam pengembangan pelatihan bersama institusi pendidikan,” ujarnya.
Program itu mencakup magang dan kunjungan pelajar SMK untuk memberikan pengalaman langsung mengenai proses produksi, termasuk teknik pengelasan dan perakitan sepeda.
“Selain menambah wawasan, kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi para peserta,” kata Soni.
Soni menjelaskan, inovasi dan produksi Polygon menyasar pasar domestik serta global. “Sekitar 70 persen pasar ekspor kami berada di Eropa, terutama Prancis, selain Amerika Serikat, Kanada, dan Australia,” jelasnya. (*)