KETIK, MALANG – Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang terus memperluas jejaring kerja sama internasional sebagai bagian dari upaya memperkuat reputasi akademik di tingkat global. Langkah tersebut ditandai dengan penjajakan kerja sama antara Fakultas Syariah UIN Malang dan Western Sydney University (WSU) di Surabaya pada Jumat, 21 Agustus 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Syariah Prof. Umi Sumbulah, Wakil Dekan Bidang Akademik Prof. Sudirman, serta Ketua Program Studi Doktor (S3) Hukum Keluarga Islam Prof. Dr. Zainul Mahmudi, M.A. diterima secara hangat oleh jajaran pejabat WSU. Pertemuan berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif untuk membahas berbagai peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan oleh kedua institusi.

Sejumlah peluang kerja sama menjadi pembahasan utama dalam dialog tersebut. Salah satunya adalah program student mobility bagi mahasiswa International Class Program (ICP) Fakultas Syariah UIN Malang. WSU menyatakan kesiapannya untuk memfasilitasi mahasiswa UIN Malang melakukan kunjungan akademik ke Sydney, Australia.

Program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman akademik baru bagi mahasiswa, tetapi juga memperluas wawasan internasional serta memperkenalkan secara langsung lingkungan dan budaya akademik di Australia.

Selain mobilitas mahasiswa, kedua pihak juga menjajaki peluang riset kolaboratif. Dosen-dosen UIN Malang berkesempatan membangun penelitian bersama dengan tenaga pengajar WSU, baik yang berada di Surabaya maupun yang berdomisili di Sydney. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan penelitian yang memiliki perspektif lebih luas dan berkontribusi terhadap penguatan kualitas akademik kedua institusi.

Baca Juga:
Fakultas Syariah UIN Malang Gelar LEXORA PBAK FS 2026, Siapkan Mahasiswa Baru Masuki Dunia Kampus

Delegasi Fakultas Syariah UIN Malang dalam penjajakan kerja sama dengan Western Sydney University (WSU) di Surabaya pada Jumat, 21 Agustus 2026. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)

Peluang lainnya adalah penyelenggaraan kuliah tamu dan seminar internasional. WSU diketahui kerap menghadirkan akademisi dan tenaga ahli dari Sydney ke Indonesia. Melalui jejaring tersebut, WSU membuka peluang untuk menjembatani kehadiran para akademisi tersebut apabila UIN Malang berencana mengundang mereka sebagai narasumber dalam kuliah tamu, seminar, maupun kegiatan akademik internasional lainnya.

Dalam pertemuan itu juga dibahas peluang pengembangan kapasitas akademik melalui berbagai kegiatan pelatihan. WSU secara rutin menyelenggarakan pelatihan penulisan karya ilmiah, termasuk lokakarya penyusunan proposal penelitian. Fakultas Syariah UIN Malang berpeluang berpartisipasi dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari penguatan kompetensi dosen dan pengembangan kualitas penelitian.

Penjajakan kerja sama ini menjadi langkah strategis bagi Fakultas Syariah UIN Malang dalam memperluas jejaring akademik internasional. Kolaborasi di bidang mobilitas mahasiswa, penelitian, seminar internasional, hingga pengembangan kapasitas akademik diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua institusi.

Baca Juga:
Konsorsium Dosen HTN Perkuat Rumpun Keilmuan dan Implementasi Kurikulum Berbasis Capaian Pembelajaran

Kerja sama tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar Fakultas Syariah UIN Malang untuk memperkuat internasionalisasi dan mewujudkan visi perguruan tinggi dengan reputasi global, tanpa meninggalkan komitmen terhadap pengembangan kualitas akademik dan kemanfaatan bagi masyarakat.

“Penjajakan kerja sama dengan Western Sydney University ini merupakan langkah strategis Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dalam memperluas jejaring akademik internasional. Segera kami tindak lanjuti dengan agenda MoU Fakultas Syariah UIN Malang dengan WSU,” ujar Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag.

“Program student mobility, riset kolaboratif, kuliah tamu, seminar internasional, dan berbagai kegiatan pengembangan kapasitas akademik menjadi peluang yang sangat baik untuk memperkaya pengalaman akademik sivitas akademika Fakultas Syariah. Kami ingin mahasiswa dan dosen memiliki ruang yang lebih luas untuk belajar, berjejaring, berkolaborasi, dan berkontribusi dalam lingkungan akademik global,” lanjutnya.

Menurutnya, penguatan kerja sama internasional merupakan bagian penting dari upaya Fakultas Syariah untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian sekaligus memperkuat reputasi institusi di tingkat global.