KETIK, LAMONGAN – Dewan Pengurus Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI) mengapresiasi penyelenggaraan HKTI Fest di Lapangan Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. 

Kegiatan yang berlangsung hingga Sabtu, 10 Oktober 2026 ini dinilai menjadi langkah positif untuk mempromosikan produk pertanian lokal dan memperluas akses pasar bagi petani.

Apresiasi tersebut disampaikan Sekretaris Bidang Perdagangan DPN HKTI, Kiagus Firdaus, saat menghadiri pelantikan pengurus Anak Cabang (PAC) HKTI se-Kabupaten Lamongan, Senin, 5 Oktober 2026.

Kiagus Firdaus, yang akrab disapa Kia, menilai HKTI Fest dapat menjadi ruang pertemuan antara petani dan pelaku usaha. Dengan begitu, produk pertanian Lamongan memiliki peluang lebih besar untuk dikenal dan dipasarkan ke wilayah yang lebih luas.

Menurutnya, upaya memperluas pemasaran harus berjalan seiring dengan komitmen HKTI dalam mendukung program pemerintah, khususnya swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani.

Baca Juga:
Ketua DPD HKTI Jatim Lantik Pengurus PAC se-Kabupaten Lamongan

"HKTI senantiasa dan konsisten bergerak mengawal serta mendukung program Presiden utamanya swasembada pangan. Semuanya bermuara kepada kesejahteraan petani," tegasnya.

Kia juga mendorong seluruh PAC HKTI di Kabupaten Lamongan untuk bergerak bersama program pemerintah daerah. Sebagai organisasi yang dekat dengan petani dan masyarakat, PAC diharapkan aktif turun ke lapangan, menyerap kebutuhan petani, serta menjadi penggerak pengembangan sektor pertanian.

Ia menambahkan, DPN HKTI menginstruksikan seluruh pengurus, baik DPC maupun PAC, untuk terus mengawal upaya meningkatkan kemakmuran petani.

Sementara itu, Ketua DPC HKTI Kabupaten Lamongan, Aindra Imawan, S.P., menjelaskan bahwa HKTI Fest tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian pelantikan pengurus, tetapi juga sarana untuk mempertemukan produk pertanian lokal dengan pasar yang lebih luas.

Baca Juga:
Final FIFA ASEAN Cup 2026, Cak Kia Prediksi Timnas Indonesia Tak Kesulitan Taklukkan Thailand

“Selain pelantikan kepengurusan, kita juga melaksanakan HKTI Fest sebagai sarana promosi yang mempertemukan produk pertanian lokal dengan pasar yang lebih luas,” terangnya.

Aindra menyebut HKTI merupakan wadah bagi petani untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjembatani hubungan antara petani, pelaku usaha, dan pemerintah.

Ia berharap kepengurusan HKTI hingga tingkat desa dan dusun mampu mendorong pengembangan potensi pertanian, peternakan, dan perikanan lokal.

Antusiasme masyarakat turut meramaikan HKTI Fest dengan kehadiran berbagai stan, mulai dari produk hasil pertanian hingga obat-obatan pertanian.

Aindra menilai, kreativitas dalam mengemas produk juga penting untuk meningkatkan nilai jual. Produk sayuran, misalnya, dapat memiliki daya tarik lebih tinggi jika dikemas dengan baik sehingga lebih menarik bagi konsumen.

Melalui HKTI Fest, ia berharap petani Lamongan semakin terbantu dalam memperluas pemasaran produk, meningkatkan nilai tambah hasil pertanian, dan mendorong kesejahteraan masyarakat. (*)