KETIK, SAMPANG – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Disperta KP) Sampang, Madura, Jawa Timur, rutin menggelar pelatihan pembuatan pupuk organik.
Kepala Disperta KP Sampang, Suyono mengatakan, pelatihan tersebut digelar dalam rangka mengendalikan dan menekan penggunaan pupuk bersubsidi.
"Kami juga melatih masyarakat atau menggelar pelatihan di setiap PPEP untuk membuat pupuk organik," ujarnya, Selasa 7 Januari 2025.
Menurut Suyono, cara ini diyakini membuat penggunaan pupuk pabrikan berkurang.
"Salah satu cara antisipasi kelangkaan pupuk subsidi setiap minggu kami melakukan pelatihan gratis pembuatan pupuk organik cair maupun padat di 14 kecamatan dengan melibatkan kelompok-kelompok petani," paparnya.
Baca Juga:
Mas Dhito Bantu 200 Ton Benih Jagung Senilai Rp19 Miliar untuk 683 Kelompok Tani KediriLebih lanjut, Suyono juga mengungkapkan bahwa penyaluran pupuk bersubsidi masih sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Yaitu, dari Pupuk Indonesia, distributor Pemerintah Daerah (Dinas Pertanian) dan Kapoktan.
"Informasinya sekarang ada perpres penyaluran pupuk bersubsidi langsung ke petani. Yaitu, dari pupuk Indonesia langsung ke Kapoktan," tandasnya.(*)