KETIK, PALEMBANG – Intensitas hujan tinggi yang mengguyur Palembang dalam beberapa jam menyebabkan sejumlah ruas jalan protokol hingga permukiman warga tergenang air, Selasa, 21 April 2026.

Hujan yang sejak pagi turun dengan intensitas ringan, mencapai puncaknya pada sore hari sekitar pukul 15.00 WIB.

Curah hujan deras terjadi merata di berbagai wilayah kota.

Akibatnya, sejumlah titik rawan genangan kembali terendam, seperti Simpang Empat Fly Over Taman Polda, Jalan Jenderal Sudirman depan Universitas UIGM, Jalan Kolonel H Burlian KM 6,5 di bawah Stasiun LRT Siti Fatimah, Jalan Kolonel H Burlian KM 5, Jalan Sosial KM 5, Jalan Pipa Reja Kecamatan Kemuning, Jalan Sukabangun, Jalan Palembang-Betung KM 13, hingga Jalan Kamboja.

Tak hanya jalan utama, genangan juga merendam kawasan permukiman warga di wilayah Kecamatan Ilir Barat 1 dan sejumlah titik lainnya.

Baca Juga:
Harga Ayam Potong di Pasar KM 5 Palembang Mendadak Naik Rp2.000 Usai HUT ke-81 RI

Kondisi ini membuat arus lalu lintas tersendat. Banyak kendaraan roda dua maupun roda empat terjebak kemacetan karena tidak mampu melintasi genangan air.

Sebagian pengendara mencoba mencari jalur alternatif, namun jalan lingkungan dan lorong permukiman juga tak luput dari genangan.

Akibatnya, tidak sedikit kendaraan yang terpaksa berhenti di tengah jalan menunggu air surut. Bahkan, beberapa pengendara nekat menerobos genangan setinggi lutut orang dewasa hingga menyebabkan kendaraan mogok.

Sebelumnya, pihak BMKG telah memberikan peringatan potensi hujan dengan intensitas tinggi di wilayah Palembang.

Baca Juga:
Angkut 11.000 Liter Solar Olahan Ilegal di Palembang, Dua Terdakwa Akui Sewa Mobil Tangki Modifikasi

Pejabat Ahli Madya BMKG SMB II Palembang, V Sinta Andayani, menjelaskan hujan deras dipicu oleh dinamika atmosfer yang aktif secara bersamaan.

“Hujan deras ini dipengaruhi beberapa faktor, seperti gelombang Rossby, Kelvin, dan MJO yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan,” ujarnya.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi genangan lanjutan, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan.(*)