KETIK, BANDUNG – Dai Nanang Qosim menorehkan pencapaian penting dalam perjalanan dakwah dan pendidikannya. Pada Kamis 29 Oktober 2026, pendiri Yayasan Addzimat Dai Indonesia yang juga menjabat Wakil Ketua MWCNU Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, ini resmi menyandang gelar doktor dari Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Bandung. Ia menyelesaikan pendidikan S3 Program Studi Pendidikan Agama Islam selama tiga tahun dengan IPK 3,78 dan predikat sangat memuaskan.
Dalam sidang terbuka promosi doktor, Dai Nanang mengangkat disertasi berjudul “Implementasi Metode Riyadhoh dalam Membina Ketaatan Ibadah dan Kesalehan Sosial bagi Siswa SMA (Studi Kasus di SMA Al Ma’soem Sumedang dan SMA Addzimat Bandung).” Penelitian ini menyoroti penerapan metode riyadhoh dalam membina ketaatan beribadah sekaligus menumbuhkan kesalehan sosial di kalangan siswa sekolah menengah atas.
Topik tersebut menjadi bagian penting dari upaya pengembangan pendidikan Islam yang tidak hanya menitikberatkan pada penguasaan pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter dan perilaku peserta didik. Melalui penelitian di dua sekolah tersebut, kajian Dai Nanang diharapkan dapat menjadi referensi bagi penguatan pendidikan agama dan pembinaan akhlak di lingkungan sekolah.
Pencapaian akademik ini diraih di tengah aktivitas Dai Nanang sebagai mubalig nasional, pengajar santri, serta pengelola lembaga pendidikan di bawah Yayasan Addzimat Dai Indonesia. Ia harus membagi waktu antara kegiatan dakwah, mengajar, perkuliahan, dan penyelesaian tugas-tugas akademik selama menempuh pendidikan doktoral.
Dalam pidato perdananya sebagai doktor, Dai Nanang menyampaikan terima kasih kepada orang tua, istri, staf dan guru di lingkungan TK, SD, SMP, SMA, serta Pondok Pesantren Addzimat Dai Indonesia. Ia juga mengapresiasi dukungan para santri dan pengurus MWCNU Rancaekek yang turut memberikan semangat dalam perjalanan akademiknya.
Baca Juga:
Dai Nanang Qosim Masuk Jajaran Wakil Ketua MWCNU Rancaekek, Perkuat Sinergi Dakwah dan Pesantren“Pencapaian ini adalah berkat dukungan semua pihak, mulai dari orang tua, istri, staf dan guru-guru di TK, SD, SMP, SMA, dan Ponpes Addzimat Dai Indonesia, para santri, serta para pengurus MWCNU Rancaekek yang sekarang menjadi keluarga baru saya,” tuturnya.
Sidang terbuka tersebut turut dihadiri pengurus MWCNU dan GP Ansor Rancaekek. Raihan gelar doktor ini menjadi kebanggaan bagi keluarga besar Yayasan Addzimat Dai Indonesia sekaligus diharapkan memperkuat kontribusi Dai Nanang dalam bidang dakwah, pendidikan Islam, dan pengabdian kepada masyarakat.
Segenap keluarga besar Yayasan Addzimat Dai Indonesia mengucapkan selamat dan sukses kepada Dr. KH. Dai Nanang Qosim, S.I.Kom., M.M., M.Pd. atas keberhasilannya menyelesaikan Sidang Terbuka Promosi Doktor Program Studi S3 Pendidikan Agama Islam, Fakultas Agama Islam, Universitas Islam Nusantara.
Semoga ilmu yang diperoleh menjadi keberkahan, memberikan manfaat bagi umat, serta berkontribusi bagi kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. Semoga Dai Nanang senantiasa istiqamah dalam menjalankan dakwah dan pengabdiannya kepada Nahdlatul Ulama.(*)