KETIK, PAGAR ALAM –>Kekayaan budaya Kota Pagar Alam Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) kembali diperkenalkan di panggung nasional.
Kali ini, Wali Kota Pagar Alam Sumsel H. Ludi Oliansyah bersama Ketua TP-PKK Kota Pagar Alam Sumsel, Hj. Hera Parianti Ludi, tampil mengenakan Gitar Kepundang saat menghadiri pembukaan Pekan Kebudayaan Daerah (PKD) Kota Singkawang, sekaligus jamuan makan malam (Welcome Dinner) Rembuk Sektor Kebudayaan Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026.
Kegiatan yang berlangsung di depan Kantor Wali Kota Singkawang, Kalimantan Barat, belum lama ini, menjadi momentum bagi Pagar Alam Sumsel untuk memperkenalkan identitas budaya daerah kepada para delegasi dari berbagai kota di Indonesia.
Gitar Kepundang yang dikenakan Ludi menjadi bagian dari representasi kekayaan budaya Pagar Alam, Sumatera Selatan.
Kehadiran busana dan identitas budaya daerah tersebut turut memperlihatkan keberagaman tradisi Nusantara yang menjadi kekuatan bangsa.
Baca Juga:
Perkuat Kamtibmas, Kapolri Gandeng Ulama dan Forkopimda di Mapolda JatimPartisipasi Pagar Alam Sumsel dalam agenda kebudayaan ini tidak sekadar menghadiri undangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperluas promosi budaya sekaligus mempererat hubungan antarpemerintah kota.
Suasana pembukaan PKD Kota Singkawang berlangsung meriah dengan sajian tradisi Melayu khas setempat, penampilan lagu-lagu daerah, serta tarian tradisional yang menggambarkan keberagaman masyarakat Singkawang.
Kehangatan acara semakin terasa saat para tamu menikmati jamuan makan malam dengan beragam kuliner tradisional, di antaranya Mie Panjang Umur atau Mie Asin hingga Choi Pan, yang menjadi bagian dari kekayaan kuliner khas daerah tersebut.
Rembuk Sektor Kebudayaan APEKSI 2026 dijadwalkan berlangsung pada 15–17 Oktober 2026. Forum ini mempertemukan pemerintah kota dari berbagai wilayah untuk bertukar pengalaman, memperkuat kolaborasi, serta membahas strategi pengembangan, pelestarian, dan pemajuan kebudayaan daerah.
Baca Juga:
Warga Sidoarjo Belajar tentang Gempa dan Cara Siaga MenghadapinyaSelain forum diskusi, kegiatan juga diisi dengan pertukaran pengalaman antardaerah dan kunjungan ke sejumlah destinasi untuk mengenal lebih dekat potensi budaya Kota Singkawang.
Pekan Kebudayaan Daerah yang digelar Pemerintah Kota Singkawang turut menjadi ruang bagi para delegasi untuk menyaksikan seni, tradisi, dan identitas lokal.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas promosi kebudayaan sekaligus mendorong pertumbuhan pariwisata dan menggerakkan perekonomian masyarakat, terutama pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Agenda APEKSI kali ini melibatkan 98 wali kota dari berbagai daerah di Indonesia dan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-25 Pemerintah Kota Singkawang.
Momentum tersebut semakin mempertegas pentingnya keberagaman etnis, tradisi, serta nilai toleransi dalam kehidupan masyarakat Indonesia.
Bagi Kota Pagar Alam, keikutsertaan dalam kegiatan ini membuka peluang untuk memperkenalkan kekhasan budaya Besemah kepada khalayak yang lebih luas. Identitas lokal yang ditampilkan diharapkan mampu menarik perhatian terhadap potensi budaya dan pariwisata daerah.