KETIK, SIDOARJO – Sebanyak 27 ton bantuan kebutuhan pokok diberangkatkan dari Jawa Timur untuk masyarakat terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Dari total bantuan tersebut, Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Jawa Timur (BAZNAS Jatim) menyumbangkan lima ton beras yang dikemas dalam bentuk paket logistik keluarga.

Bantuan tersebut diberangkatkan melalui kolaborasi Kanwil Kemenag Jatim, BAZNAS, lembaga amil zakat (LAZ), Forum Zakat (FOZ) Jawa Timur dan para relawan.

Seluruh bantuan diangkut menggunakan 62 kendaraan sebelum selanjutnya dikirim melalui jalur laut menuju NTT.

Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin mengatakan, bantuan lima ton beras yang dikirim merupakan bentuk kepedulian sekaligus amanah masyarakat Jawa Timur.

Baca Juga:
186 Warga Ditangani, Relawan UM Buka Layanan Kesehatan dan Pulihkan Mental Korban Gempa NTT

“Kepercayaan masyarakat Jatim melalui BAZNAS provinsi dan BAZNAS kabupaten/kota luar biasa. Sampai saat ini sudah terkumpul akumulasi donasi sebesar Rp2 miliar lebih. Proses penyaluran dilakukan bertahap melalui kolaborasi berbagai pihak, khususnya Pemprov, BAZNAS RI dan FOZ Jawa Timur,” ujar Ghofirin, Jumat, 4 September 2026.

Menurut Ghofirin, penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kondisi di lokasi bencana.

BAZNAS Jatim juga terus berkoordinasi dengan BAZNAS RI, BAZNAS provinsi dan kabupaten/kota, Kemenag Jatim serta FOZ Jatim agar bantuan yang dikirim dapat disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Pengiriman bantuan dari Jawa Timur menuju NTT tersebut juga mendapatkan dukungan dari Meratus.

Baca Juga:
Lanud Abdulrachman Saleh Kirim 2 Ton Lebih Bantuan Logistik untuk Korban Gempa NTT

Kolaborasi tersebut diharapkan dapat mempercepat proses pengiriman bantuan dari Jawa Timur menuju wilayah yang terdampak bencana.

Dalam pemberangkatan bantuan, hadir Kepala Kanwil Kemenag Jawa Timur Akhmad Sruji Bahtiar, Ketua BAZNAS Jatim Mohammad Ghofirin, Wakil Ketua II BAZNAS Jatim A. Afif Amrullah, Ketua FOZ Jawa Timur Ziyad, serta perwakilan lembaga amil zakat dan relawan yang terlibat dalam pengiriman bantuan kemanusiaan.

Setelah diberangkatkan, bantuan akan dikirim melalui jalur laut dan diterima di Maumere, Kabupaten Sikka.

Dari titik tersebut, logistik akan didistribusikan ke sejumlah wilayah terdampak bencana sesuai kebutuhan di lapangan.

Bagi BAZNAS Jatim, pengiriman bantuan tersebut merupakan bagian dari ikhtiar untuk memastikan amanah masyarakat dapat memberikan manfaat bagi warga yang sedang menghadapi kondisi sulit akibat bencana.(*)