KETIK, KEDIRI – Bandara Internasional Dhoho Kediri menjalani visitasi persiapan sebagai embarkasi haji oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pelayanan Haji.
Visitasi dilakukan untuk melihat secara langsung kesiapan bandara dalam mendukung pelayanan penerbangan haji, mulai dari fasilitas terminal dan sisi udara, pelayanan jemaah, keamanan, ground handling, catering, hingga koordinasi antar-stakeholder.
Secara umum, hasil visitasi menunjukkan Bandara Internasional Dhoho Kediri telah memiliki kesiapan yang baik dari sisi infrastruktur, fasilitas, operasional, pelayanan penumpang, serta dukungan layanan penerbangan.
Selanjutnya, kesiapan tersebut akan terus diselaraskan dengan kebutuhan teknis dan operasional penerbangan haji bersama regulator serta seluruh stakeholder terkait.
Direktur PT Surya Dhoho Investama, Maksin Arisandi, mengatakan persiapan embarkasi haji membutuhkan kerja bersama dan koordinasi lintas pihak.
Baca Juga:
Pemkot Kediri Raih Predikat Istimewa Penilaian IRH 2026, Bersanding dengan Kota Malang“Kami melihat visitasi ini sebagai bagian penting untuk memastikan kesiapan Bandara Dhoho secara menyeluruh. Masukan dari seluruh stakeholder akan menjadi dasar bagi kami untuk melakukan penguatan dan penyempurnaan. Jika nantinya Dhoho dipercaya mendukung embarkasi haji, kami siap memberikan dukungan penuh agar pelayanan kepada jemaah dapat berjalan aman, nyaman dan baik,” kata Maksin, Jumat, 21 Agustus 2026.
Hal senada disampaikan General Manager PT Angkasa Pura Indonesia KC Bandara Internasional Dhoho Kediri, Rahmat Yoni Saputra. Menurutnya, secara umum fasilitas dan operasional Bandara Dhoho telah mendukung kebutuhan penerbangan haji.
“Dari hasil peninjauan, secara umum Bandara Dhoho telah siap mendukung penerbangan haji. Kami akan terus melakukan penguatan pada aspek-aspek teknis dan memastikan seluruh kebutuhan operasional dapat diselaraskan dengan ketentuan regulator serta kebutuhan airline,” tambahnya.
Dari sisi maskapai, Saudia Airlines turut melakukan peninjauan terhadap fasilitas dan kesiapan operasional Bandara Dhoho. Hasil peninjauan tersebut menjadi bagian dari pembahasan bersama untuk memastikan kesiapan bandara dalam mendukung kebutuhan penerbangan haji.
Baca Juga:
Dukung UMKM, Cak Hadi Bagikan 550 Paket Telur Gratis yang Diborong dari Peternak di KediriRangkaian persiapan kemudian dilanjutkan melalui Rapat Koordinasi Persiapan Bandara Internasional Dhoho Kediri sebagai Embarkasi Haji di Hotel Grand Surya Kediri, Kamis, 20 Agustus 2026.
Rapat tersebut membahas sejumlah aspek persiapan, mulai dari kesiapan airside dan slot time, akomodasi dan transit, layanan kesehatan dan CIQ, hingga support services serta logistik penerbangan.
Melalui rangkaian visitasi dan rapat koordinasi tersebut, seluruh stakeholder menyusun rekomendasi serta langkah tindak lanjut untuk menyiapkan Bandara Internasional Dhoho Kediri apabila nantinya dipercaya mendukung penyelenggaraan penerbangan haji.(*)