KETIK, TUBAN – Prestasi membanggakan di kancah nasional kembali ditorehkan generasi muda Kabupaten Tuban. Refriza Fajri Abdillah, remaja berbakat asal Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Kabupaten Tuban, sukses mengukir prestasi gemilang dalam ajang bergengsi Deli Artist Indonesia 2026.

Refriza berhasil meraih posisi juara bersama dari total 9 pemenang berskala nasional kategori Master Artist. Tidak hanya itu, ia juga sukses menyabet penghargaan khusus Emotional Impact Award bersama 4 peserta terbaik lainnya se-Indonesia. Remaja asal Bumi Wali ini berhasil menyisihkan puluhan ribu karya peserta lain dari seluruh penjuru tanah air.

Kompetisi besutan produsen alat tulis raksasa, Deli Indonesia, bukan sekadar perlombaan lokal. Ajang tersebut merupakan bagian dari rangkaian kompetisi menggambar internasional bertajuk Deli Artist 2026 Global Artist Award. Nantinya, dua karya terbaik seleksi tingkat nasional akan dikirim ke panggung dunia guna memperebutkan gelar tertinggi, yakni Deli Artist of the Year.

Tahun 2026 ini, kompetisi mengusung tema mendalam, yakni "Faces of Diversity" atau Wajah Keberagaman. Lewat tema tersebut, para peserta ditantang mengekspresikan dinamika keberagaman manusia mulai ragam budaya, profesi, etnis, hingga lintas usia ke sebuah karya visual emosional menggunakan produk seni Deli.

Perjalanan Refriza tentu tidak mudah mengingat persaingan yang sangat ketat. Kategori lomba sendiri dibagi menjadi dua kelompok usia mulai Rising Artist pada usia 3 sampai 15 tahun. Kelompok Master Artist bagi usia 16 tahun ke atas. 

Baca Juga:
Dispersip Tuban Sabet Juara 3 TPBIS se-Jatim, Ubah Perpustakaan Jadi Ruang Belajar

Refriza bertarung di kategori Master Artist dinilai berhasil menyajikan goresan visual yang sarat akan pesan mendalam. Penghargaan Emotional Impact Award yang diterimanya menjadi bukti otentik bahwa karya pelajar asal Bangilan memiliki kekuatan magis dalam menyampaikan pesan emosional tentang indahnya toleransi dan persatuan di tengah keberagaman Indonesia.

Karyanya disandingkan deretan seniman hebat lainnya di kategori yang sama, seperti Yasin, Nara Tanitha Liwanda, dan Michelle Fiona.

Secara keseluruhan, selain juara utama atau Grand Prize, dewan juri menganugerahi penghargaan nasional khusus bagi 16 talenta terbaik yang terbagi ke dalam dua sub-kategori yakni Best Creative Award untuk teknik visual unik dan penataan karakter terbaik bagi 4 peserta dan 4 peserta terpilih kategori Emotional Impact Award untuk penyampaian pesan emosional.

Atas pencapaian luar biasa ini, Refriza bersama pemenang kategori khusus lainnya berhak membawa pulang hadiah apresiasi berupa uang tunai sebesar Rp3 juta, produk seni eksklusif Deli senilai Rp1.300.000,-, trofi piala, serta sertifikat penghargaan tingkat nasional.

Baca Juga:
Celah Bisnis di Balik Darurat Sampah Tuban dan Urgensi Aset DLHP

Prestasi yang diraih Refriza menjadi angin segar dan pembuktian nyata bahwa talenta dari pelosok daerah seperti Kecamatan Bangilan, Tuban, mampu bersaing berbicara di panggung seni visual tingkat nasional.

Saat dihubungi terpisah, ayah Refriza, Sutoryono, mengaku sangat bangga atas capaian sang anak. Ia menceritakan bahwa bakat menggambar anaknya sudah terlihat sejak dini.

"Anaknya memang punya bakat menggambar sejak TK. Kami sebagai orang tua hanya mendukung dan berharap bakatnya bisa terus berkembang," ujar Sutoryono yang juga berprofesi sebagai perangkat desa setempat.

Profil Singkat :

Nama Lengkap: Refriza Fajri Abdillah

Tempat, Tanggal Lahir: Tuban, 6 Agustus 2006

Orang Tua: Sutoryono dan Siti Aqidatul

Asal: Desa Bangilan, Kecamatan Bangilan, Tuban

Riwayat Pendidikan: TK Kemala Bhayangkara Bangilan, SDN 2 Bangilan, MTs Al-Falah Weden Bangilan, Lulus SMA Bangilan tahun 2024.(*)