KETIK, BATU – BPBD Kota Batu mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan menyusul peringatan potensi angin kencang dari BMKG pada Sabtu, 12 September 2026. Kondisi tersebut perlu diantisipasi karena dapat memicu pohon tumbang, dahan patah, kerusakan bangunan hingga gangguan jaringan listrik dan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Operator Pusdalops BPBD Kota Batu, Susila mengatakan kewaspadaan perlu ditingkatkan terutama saat masyarakat beraktivitas di luar rumah maupun berkendara. Warga juga diminta menghindari titik-titik yang berpotensi membahayakan ketika kondisi cuaca memburuk.

“Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah maupun berkendara,” ujarnya.

Ia mengimbau warga tidak menggunakan area di bawah pohon besar, papan reklame, tiang maupun bangunan yang berisiko roboh sebagai tempat berteduh atau beraktivitas saat angin kencang.

Sejumlah benda di luar rumah yang mudah terbawa hembusan angin juga perlu diamankan untuk mencegah membahayakan diri sendiri maupun orang lain.

Baca Juga:
Cak Nur Gaspol Bereskan Pasar Among Tani Kota Batu, Data Pedagang Diperbarui Sebelum SIHP Diterbitkan

“Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi angin kencang dan menghindari lokasi yang berisiko ketika kondisi cuaca memburuk,” imbaunya.

Kewaspadaan turut diperlukan bagi pengendara, terutama saat melintasi ruas yang banyak ditumbuhi pepohonan. Selain ancaman akibat angin kencang, masyarakat juga diminta memperhatikan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama kondisi kemarau.

Vegetasi yang relatif kering pada musim kemarau membuat api lebih mudah merambat, terlebih ketika mendapat dorongan hembusan angin. Karena itu, masyarakat diminta tidak membakar sampah, daun kering maupun serasah secara sembarangan.

“Api yang awalnya kecil dapat dengan mudah merambat ketika bertemu vegetasi kering dan diperkuat hembusan angin,” jelas Susila.

Baca Juga:
Terlilit Utang, Perempuan Asal Lumajang Nekat Bobol Rumah di Kota Batu

Masyarakat yang melakukan aktivitas berpotensi menimbulkan sumber api juga diminta memastikan api benar-benar telah padam. Imbauan tersebut terutama ditekankan selama kondisi kemarau ketika vegetasi berada dalam keadaan relatif kering.

“Jangan membakar sampah, daun kering maupun serasah secara sembarangan, terutama dalam kondisi kemarau. Pastikan api benar-benar padam apabila melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan sumber api,” tegasnya.

Selain meningkatkan kewaspadaan di lapangan, masyarakat diminta mengikuti perkembangan informasi melalui kanal resmi BMKG dan BPBD Kota Batu.

Warga juga diharapkan segera menyampaikan laporan apabila menemukan pohon tumbang, kebakaran atau kondisi lain yang berpotensi mengancam keselamatan.

“Kami mengajak masyarakat menjadikan kewaspadaan sebagai bagian dari upaya bersama mencegah dampak bencana,” tutur Susila.

Untuk kondisi darurat atau membutuhkan penanganan kebencanaan, masyarakat dapat menghubungi layanan BPBD Kota Batu melalui nomor 0812-1710-4099. (*)