KETIK, SERANG – Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pondok pesantren merupakan salah satu tulang punggung pembangunan di Provinsi Banten. Karena itu, pesantren perlu terus didampingi dan diberdayakan sebagai lembaga pendidikan.
Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah Provinsi Banten tengah mematangkan peraturan gubernur (pergub) tentang program pemberdayaan pesantren yang berfokus pada pembangunan sosial kemasyarakatan. Pergub ini merupakan tindak lanjut dari peraturan daerah mengenai pondok pesantren.
Hal itu disampaikan Andra Soni seusai mengunjungi Pondok Pesantren Nailul Amanah Umat dan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah di Cipocok Jaya, Kota Serang, Kamis 22 Oktober 2026. Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional.
"Pemprov Banten sedang mematangkan peraturan gubernur yang fokus pada pemberdayaan, sebagai tindak lanjut atas peraturan daerah mengenai pondok pesantren," ujar Andra.
Dalam kunjungan itu, Andra tidak hanya menyampaikan ucapan selamat Hari Santri kepada para santri dan ulama, tetapi juga berdiskusi mengenai optimalisasi potensi pesantren di Banten. Ia meminta masukan dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan pesantren salafi bersama para pengasuh pondok.
Baca Juga:
Realisasi Belanja Lebak Capai Rp1,91 Triliun per 22 Oktober 2026, BKAD Dorong OPD Percepat Penyerapan"Insyaallah, diskusi akan dilanjutkan dengan para tokoh dan alim ulama agar kebijakan yang kita keluarkan kelak berdampak positif bagi perkembangan umat di Provinsi Banten," katanya.
Pada momentum Hari Santri Nasional, Andra juga mengapresiasi peran para pimpinan pesantren yang konsisten mendampingi dan membimbing para santri hingga mampu berkontribusi bagi masyarakat.
"Terima kasih kepada para pengasuh pondok pesantren yang selama ini mengurus para santri dan meneruskan komitmen para guru," ujarnya.
Rencana tersebut mendapat respons positif dari kalangan kiai. Pimpinan Pondok Pesantren Al-Fathaniyah, KH Matin Syarqowi, mengatakan diskusi bersama Gubernur juga membahas Asta Cita Presiden Prabowo Subianto yang berfokus pada pengembangan sumber daya manusia untuk menghadapi tantangan ke depan.
Baca Juga:
Peringati Hari Santri Nasional 2026, Gubernur Khofifah Ajak Santri Kuasai Teknologi, Perkuat Ekonomi, dan Rawat Persatuan Menuju Indonesia Emas"Di pesantren ada model yang bisa diambil. Biayanya murah, tetapi kualitas sumber daya manusianya terjamin," kata Matin.
Hal senada disampaikan Pimpinan Pondok Pesantren Nailul Amanah Umat, KH Jamaludin. Ia meyakini Gubernur Andra Soni memiliki perhatian serius terhadap pondok pesantren dan mengapresiasi rencana pemberdayaan santri tersebut.
"Melalui program pemberdayaan dan ekonomi keumatan, semoga para santri dapat menjadi penerus para alim ulama," tuturnya.
Di sela kunjungan, Andra turut menyerahkan paket bantuan sembako bagi para santri serta bantuan operasional untuk pondok pesantren. Kegiatan ditutup dengan diskusi lanjutan dan ramah tamah bersama para kiai dan santri. (*)