KETIK, YOGYAKARTA – Sejak mulai dibuka pada Senin (22/4/2024) hingga hari ini Selasa (22/4/2024), sejumlah nama sudah mengambil formulir di DPD Partai Golkar Sleman.
Mereka bermaksud melakukan pendaftaran sebagai bakal calon Bupati dan bakal calon Wakil Bupati Sleman melalui partai bergambar pohon beringin tersebut.
Ketua DPD Partai Golkar Sleman Janu Ismadi mengatakan, penjaringan yang dilakukan Partai Golkar dibuka mulai Senin dan akan ditutup pada Rabu (22-24/4/2024).
Pendaftaran tersebut terbuka bagi siapa saja yang akan mendaftar. Ia sebutkan, meski mantan Sekda Sleman Harda Kiswaya telah mengantongi surat tugas dari DPP Partai Golkar di Pilkada Sleman, namun, ungkap Janu, partainya tetap membuka kesempatan kepada calon lain bisa maju lewat partai Golkar.
Ia sampaikan posisi Harda Kiswaya tetap masuk menjadi kandidat kuat. Namun, semua pendaftar akan dilihat melalui survei di internal partai.
Baca Juga:
Bulan Dana PMI Sleman 2026 Ditutup, Terkumpul Rp1,3 Miliar untuk Layanan Kemanusiaan"Nama yang masuk setelah mengembalikan formulir, nanti akan kami kirim ke DPP untuk disurvey dan hasil survey tertinggi yang akan di rekomendasi," terangnya.
Ia paparkan sampai saat ini yang telah mengambil formulir pendafataran di DPD partai Golkar yakni
1.Harda Kiswaya.
2.Nursya'bani (utusan mengambilnya).
3.Nurkholis Suharman.
4.Reno Candra Sangaji.
Secara berturut-turut dari nomer 1 sampai 4 tersebut mereka merupakan mantan Sekda Sleman, pengusaha (Soto Kadipiro), Anggota DPRD DIY (dari Golkar) dan yang terakhir adalah Lurah Condongcatur.
Baca Juga:
Polresta Sleman Kirim SPDP Kasus Dugaan Sumpah Palsu Saksi Korupsi Dana Hibah PariwisataSementara itu, Lurah Condongcatur, Depok, Sleman, Reno Candra Sangaji, Selasa (23/4/2024) terpantau mendatangi Kantor DPD Partai Golkar Sleman.
Saat dikorfirmasi, Reno panggilan akrabnya, membenarkan soal itu. Melalui pesan WA, ia menyampaikan secara singkat.
"Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim memohon Ridho dari Allah Subhanahu wa ta'ala.
Saya Reno Candra Sangaji Insya Allah mencalonkan sebagai wakil Bupati untuk mengikuti Pilkada 2024. Mohon doa dan restunya Kepada seluruh masyarakat Sleman," ujarnya.
Nama Reno Candra Sangaji sempat viral 4 tahun lalu. Dirinya saat itu diberi stempel "Lurah seribu baliho". Itu karena saking banyaknya baliho di berbagai titik yang memajang foto dirinya dan cuma bertuliskan “Reno Maju” atau “Lurahe Condongcatur”. (*)