KETIK, BATU – Fakultas Syariah UIN Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Malang) mendorong penguatan peran alumni agar tidak hanya sukses dalam perjalanan karier, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam Temu Alumni Fakultas Syariah STAIN-UIIS-UIN Malang yang berlangsung di Kampus III UIN Malang, Batu, Minggu, 1 Oktober 2026.
Dekan Fakultas Syariah UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., mengatakan keberhasilan sebuah perguruan tinggi tak cukup dilihat dari prestasi akademik maupun perkembangan institusi. Lebih dari itu, kiprah lulusan setelah menyelesaikan pendidikan menjadi salah satu tolok ukur penting keberhasilan lembaga pendidikan.
Menurutnya, alumni memiliki tanggung jawab untuk mengimplementasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan melalui berbagai profesi dan bidang pengabdian.
“Pertemuan ini bukan sekadar reuni, tetapi momentum untuk memperkuat kembali ikatan kekeluargaan antara alumni dan almamater. Saya merasa sangat bahagia melihat Bapak dan Ibu semua bisa hadir pada hari ini,” ujarnya.
Temu alumni yang diikuti ratusan lulusan lintas generasi, mulai angkatan 1997 hingga 2023, tersebut menjadi bagian dari rangkaian Reuni Akbar UIN Malang dalam rangka Dies Maulidiyah ke-68. Dalam agenda yang sama, Ikatan Alumni Fakultas Syariah (IKAFASYA) turut memperkenalkan website alumni sebagai sarana pengelolaan data, komunikasi, dan pengembangan jaringan profesional.
Di sisi lain, Prof. Umi memaparkan sejumlah pencapaian Fakultas Syariah. Saat ini, ketiga program studi yang berada di bawah naungan fakultas tersebut telah memperoleh akreditasi Unggul.
Fakultas Syariah juga berhasil menempati posisi keempat dalam jajaran lima besar Fakultas Hukum/Syariah terbaik nasional di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) berdasarkan Scimago Institutions Rankings (SIR) 2026.
Prestasi akademik turut diperkuat melalui capaian dua jurnal unggulan fakultas, yakni De Jure dan Jurisdictie, yang telah mendapatkan peringkat Q1 dalam indeksasi Scopus.
Selain itu, dalam rangkaian Dies Maulidiyah ke-68 UIN Malang, Fakultas Syariah menerima penghargaan sebagai fakultas paling inovatif. Pengakuan internasional juga diraih dosen Fakultas Syariah, Prof. Dr. Sudirman, M.A., yang memperoleh penghargaan sebagai dosen dengan capaian pengakuan internasional terbanyak.
Prof. Sudirman mengungkapkan rasa syukur atas pencapaian tersebut. Menurutnya, pengakuan internasional yang diperoleh merupakan buah dari proses panjang dalam membangun hubungan dan kolaborasi bersama berbagai mitra dari luar negeri.
Ia berharap prestasi tersebut dapat menjadi dorongan bagi seluruh sivitas akademika untuk semakin aktif memperluas kemitraan dengan perguruan tinggi dunia.
“Semoga karunia ini menjadi pelecut semangat dan tekad kita untuk terus meningkatkan jejaring dengan berbagai kampus ternama dunia sehingga mimpi kita menjadi kampus papan atas di tingkat global dapat terwujud dengan sempurna,” tuturnya.
Perkuat Kualitas Lulusan dan Jejaring Alumni
Di tengah berbagai capaian tersebut, Fakultas Syariah tetap memprioritaskan peningkatan kualitas lulusan. Salah satu langkah yang ditempuh yakni mengoptimalkan tracer study untuk mengetahui tingkat penyerapan alumni di dunia kerja, kesesuaian pekerjaan dengan latar belakang keilmuan, serta perkembangan karier lulusan di berbagai sektor.
Prof. Umi menegaskan, fakultas ingin menghasilkan lulusan yang tidak hanya memiliki ijazah dan gelar akademik, tetapi juga dibekali kemampuan profesional serta integritas dalam menjalankan tanggung jawab.
“Kita ingin lulusan kita terserap di dunia kerja, mampu mengembangkan karier, bahkan menciptakan lapangan pekerjaan,” jelasnya.
Ia menyebut, alumni Fakultas Syariah telah menempati beragam posisi dan profesi, mulai dari advokat, hakim Pengadilan Agama, anggota DPRD, analis, tokoh agama, pengusaha hingga akademisi.
Namun, menurutnya, keberhasilan alumni tidak semestinya hanya dinilai berdasarkan jabatan maupun pencapaian pribadi. Ukuran yang lebih penting adalah sejauh mana kehadiran mereka mampu membawa perubahan positif bagi masyarakat.
“Alumni yang berdampak adalah mereka yang mampu menegakkan keadilan, memberikan pelayanan hukum, memberdayakan masyarakat, menciptakan lapangan pekerjaan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan sosial,” ungkapnya.
Untuk mendukung hal tersebut, Prof. Umi mengajak para lulusan tetap menjaga hubungan dengan almamater. Keterlibatan alumni dapat diwujudkan melalui berbagai program, di antaranya kuliah praktisi, penyediaan tempat magang, pendampingan karier mahasiswa, hingga pengembangan jaringan profesional.
Sementara itu, Sekretaris IKAFASYA, Faieq Muhammad, M.H., menjelaskan bahwa peluncuran website alumni menjadi bagian dari upaya organisasi dalam membangun sistem pendataan dan komunikasi yang lebih terintegrasi.
Platform tersebut dirancang untuk memudahkan pengelolaan database lulusan sekaligus memperluas jaringan serta meningkatkan publikasi dan branding berbagai aktivitas alumni.
“Website IKAFASYA ini dibuat untuk mempermudah database alumni, memperkuat jejaring, serta branding kegiatan alumni. Ke depan, website ini juga akan kita kembangkan menjadi platform bisnis alumni dan career atau job fair bagi alumni di berbagai sektor, sekaligus menjadi pusat informasi alumni,” paparnya.
Melalui pengembangan tersebut, IKAFASYA menargetkan website dapat menjadi sarana yang memberikan manfaat langsung bagi lulusan, mulai dari mempertemukan peluang usaha, menyediakan informasi lowongan pekerjaan, hingga membuka ruang kolaborasi profesional lintas bidang.
Selain membahas pengembangan karier dan kontribusi sosial, temu alumni tersebut juga diisi pesan mengenai pentingnya menjaga keseimbangan kehidupan pribadi dan keluarga.
Dosen senior Fakultas Syariah, Prof. Dr. Hj. Mufidah, M.Ag., mengingatkan para alumni agar tidak mengabaikan kesehatan mental, kemampuan mengelola hati, serta keharmonisan rumah tangga di tengah berbagai tuntutan kehidupan.
Menurutnya, pencapaian dalam pekerjaan dan kehidupan sosial perlu berjalan beriringan dengan upaya membangun kebahagiaan di lingkungan keluarga.
“Jangan hanya sibuk mengejar kesuksesan di luar rumah, tetapi lupa membangun kebahagiaan di dalam keluarga. Jaga mental, kelola hati, dan perbaiki keluarga masing-masing. Jangan pelit kepada istri. Semakin banyak kita memberi kepada istri dengan penuh keikhlasan, insyaallah Allah akan memberikan keberkahan dan rezeki kepada keluarga,” pesannya.
Prof. Mufidah juga menyoroti tanggung jawab orang tua dalam memastikan anak memperoleh pendidikan terbaik. Ia menilai lingkungan keluarga memiliki peran mendasar dalam membentuk generasi yang mempunyai karakter kuat dan akhlak mulia.
Dekan Fakultas Syariah UIN Malang, Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., saat memberikan sambutan di acara Temu Alumni Fakultas Syariah UIN Malang. (Foto: Fakultas Syariah UIN Malang)
Reuni Akbar Fakultas Syariah Disiapkan pada 2027
Pada kesempatan yang sama, Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., menyampaikan apresiasi atas partisipasi ratusan alumni dalam kegiatan tersebut.
Miftahul Huda yang juga merupakan alumni Fakultas Syariah STAIN angkatan 1997 itu mengapresiasi pengurus IKAFASYA dan seluruh lulusan yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pertemuan lintas generasi tersebut.
“Alhamdulillah, kegiatan Temu Alumni Fakultas Syariah lintas angkatan hari ini berjalan lancar dan sukses. Kehadiran ratusan alumni dari berbagai angkatan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kita semua. Ini menunjukkan bahwa semangat silaturahmi dan kecintaan terhadap almamater masih sangat kuat,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, Fakultas Syariah telah menyiapkan rencana penyelenggaraan Reuni Akbar Fakultas Syariah dengan skala yang lebih besar pada 2027. Pertemuan alumni tahun ini diharapkan menjadi awal untuk membangun persiapan menuju agenda tersebut.
“Agenda Reuni Akbar Fakultas Syariah sudah kita rencanakan pada tahun 2027. Jadi, anggap saja kegiatan hari ini sebagai pemanasan. Harapan kami, pada reuni akbar tahun depan jumlah alumni yang hadir semakin banyak, sehingga semakin banyak pula keluarga besar Fakultas Syariah dari berbagai generasi yang bisa berkumpul kembali,” tambahnya.
Miftahul Huda berharap hubungan antara alumni dan fakultas dapat terus terpelihara setelah kegiatan berakhir. Ia ingin komunikasi dan silaturahmi yang telah terbangun dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama serta kontribusi dalam mendukung kemajuan institusi.
Temu Alumni Fakultas Syariah STAIN-UIIS-UIN Malang tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Syariah Prof. Dr. Hj. Umi Sumbulah, M.Ag., Wakil Dekan I Prof. Dr. Sudirman, M.A., Wakil Dekan III Dr. H. Miftahul Huda, S.H.I., M.H., serta dosen senior Prof. Dr. Hj. Mufidah, M.Ag.
Hadir pula Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam (HKI) Dr. Hj. Erik Sabti Rahmawati, M.Ag., Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Dr. Dwi Hidayatul Firdaus, M.Si., Sekretaris Program Studi HTN dan HES, serta Ketua IKAFASYA Dr. Abdul Aziz, M.HI. Sejumlah dosen dan tenaga kependidikan yang merupakan alumni Fakultas Syariah juga turut mengikuti kegiatan tersebut.
Melalui pertemuan lintas generasi dan peluncuran website IKAFASYA, Fakultas Syariah berharap hubungan dengan para lulusan semakin erat. Jejaring tersebut diharapkan berkembang menjadi kekuatan strategis untuk mendukung kemajuan fakultas, membuka kesempatan kerja sama, serta memperbesar kontribusi alumni bagi masyarakat.
