Pemkot Batu dan Perhutani Siapkan Pemulihan Kawasan Bekas Karhutla Panderman dan Arjuno-Welirang

4 November 2026 13:36 4 Nov 2026 13:36

Dafa Wahyu P., Aziz Mahrizal

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Pemkot Batu dan Perhutani Siapkan Pemulihan Kawasan Bekas Karhutla Panderman dan Arjuno-Welirang

Wali Kota Batu, Nurochman saat diwawancarai seusai Apel Kesiapan Pasukan. (Foto: Prokopim Setda Kota Batu)

KETIK, BATU – Pemerintah Kota Batu (Pemkot Batu) mulai menyiapkan langkah pemulihan kawasan terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), termasuk Petak 18, Kawasan Gunung Panderman, dan kawasan Gunung Arjuno-Welirang.

Upaya pemulihan tersebut dilakukan melalui rencana penyebaran benih dan penghijauan kembali sebagai bagian dari mitigasi menghadapi musim penghujan.

Wali Kota Batu, Nurochman, mengatakan koordinasi dengan Perhutani telah dilakukan untuk memastikan pemulihan lahan yang mengalami kerusakan akibat kebakaran. Penyebaran benih menjadi salah satu langkah yang disiapkan untuk mengembalikan kondisi kawasan terdampak.

Menurutnya, kondisi lahan di sejumlah titik bekas kebakaran perlu dipastikan terlebih dahulu sebelum upaya pemulihan dilaksanakan. Hal ini penting agar langkah penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi masing-masing wilayah.

"Ya, yang pasti dari pihak Perhutani juga sudah mengantisipasi. Nanti kita akan sebar benih untuk me-recovery lahannya, termasuk yang di Petak 18 dan beberapa wilayah yang kebakaran. Ini memang harus segera kita pastikan kondisi lahannya seperti apa," ujarnya, seusai Apel Kesiapan Pasukan, pada Rabu, 4 November 2026.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu, Suwoko, menyampaikan bahwa rencana penghijauan dan reboisasi di kawasan terdampak karhutla telah masuk dalam perencanaan.

Namun, pelaksanaannya masih menunggu waktu yang dinilai tepat dengan mempertimbangkan kondisi tanah pascakebakaran.

Ia menjelaskan, kondisi tanah yang masih panas atau hangat membuat saat ini belum menjadi waktu ideal untuk melakukan penanaman kembali. Karena itu, penentuan jadwal reboisasi akan mempertimbangkan perkembangan kondisi cuaca, termasuk datangnya hujan.

"Kalau nanti penghijauan pasti ada, reboisasi pasti ada, tetapi kita mencari momen yang baik. Karena saat ini bukan waktu yang terbaik, tanah kita masih panas, masih hangat. Jadi, belum saatnya melakukan reboisasi. Nanti akan ditentukan kapan ada turun hujan," jelas Suwoko.

Meski demikian, upaya penghijauan tetap mulai dilakukan melalui kegiatan penanaman pohon sebagai bentuk mitigasi lingkungan. Menurut Suwoko, kegiatan tersebut juga menjadi langkah awal untuk membangun kepedulian terhadap pemulihan lingkungan sekaligus mendorong perawatan kawasan secara berkelanjutan.

"Tapi kita mitigasi untuk sebisa mungkin menanam kebaikan. Seperti hari ini kita ada kegiatan reboisasi, itu sangat bagus karena ke depannya juga bisa kita rawat lebih baik lagi," pungkasnya.(*)

Tombol Google News

Tags:

Pemulihan Karhutla Pemkot Batu Wali Kota Batu Info Kota Batu Berita Kota Batu Karhutla Panderman Karhutla Arjuno Nurochman Kota Batu