KETIK, MALANG – Ustaz Abdul Haris, M.H.I., mengingatkan pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Hukum Keluarga Islam (HKI) dan Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah UIN Malang agar meneladani akhlak Rasulullah SAW, terutama dalam menjalankan amanah dan menghadapi berbagai keadaan dengan kesabaran. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan bakti sosial dan Pengabdian Berbasis Himpunan (PBHI) di Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Minggu, 13 September 2026.
Kegiatan dihadiri Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, SHI., M.H., Ketua Penjaminan Mutu Prodi HKI, Abdul Haris, M.H.I., Admin Prodi HKI, Tohir, SHI., M.H., Ketua HMPS HKI dan HES, serta Pengasuh Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi, Ustaz Anton.
Diikuti puluhan anak panti, kegiatan tersebut dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bertema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dengan Menebar Kebaikan dan Kasih Sayang dalam Menjalin Persaudaraan”. Suasana berlangsung khidmat dan penuh keakraban.
Mahasiswa bersama anak-anak panti melantunkan sholawat Nabi dengan iringan rebana, dilanjutkan tausiyah dan kegiatan sosial.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Haris mengisahkan perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW sejak masa muda hingga dikenal sebagai Al-Amin, sosok yang dapat dipercaya. Ia juga mengangkat pengalaman Nabi saat menggembala kambing sebagai pelajaran tentang kesabaran, tanggung jawab, dan ketekunan.
Baca Juga:
Prof. Umi Sumbulah Perkuat Agenda Pesantren Inklusif dan Penguatan Keluarga Melalui DPI“Seorang pemimpin harus mampu bersabar menghadapi keadaan dan orang-orang yang dipimpinnya. Menjadi pengurus juga merupakan amanah yang harus dijaga,” ujar Ustaz Haris.
Ustaz Haris turut mengenalkan sejumlah sahabat Nabi yang masih muda, di antaranya Anas bin Malik, Abdullah bin Umar, dan Abdullah bin Abbas. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa usia muda bukan penghalang untuk belajar, berkontribusi, dan mengambil peran dalam kebaikan.
Ia mengajak mahasiswa menerapkan nilai kesabaran, amanah, dan sikap dapat dipercaya dalam kehidupan maupun organisasi.
Ketua HMPS, Achmad Sajidin, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan pimpinan Fakultas Syariah dalam kegiatan tersebut. Ia berharap bakti sosial yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi dapat memberikan manfaat bagi anak-anak panti sekaligus menjadi momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Baca Juga:
Rektor UIN Malang Berikan Salam Cinta dan Dukungan kepada Delegasi UIN Malang dalam PORSI JAWARA II 2026“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran pimpinan Fakultas Syariah yang telah mendukung kegiatan ini. Kami berharap melalui bakti sosial yang dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi ini, kita mendapatkan keberkahan dan syafaat Rasulullah SAW,” ujar Sajidin.
Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Dr. H. Miftahul Huda, SHI., M.H., mengatakan peringatan Maulid Nabi hendaknya tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Mahasiswa perlu menjadikan momentum tersebut untuk meneladani akhlak Rasulullah dan mengimplementasikannya dalam kehidupan akademik maupun sosial.
“Hikmah peringatan Maulid Nabi bagi mahasiswa adalah momentum untuk meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW serta mengimplementasikannya dalam dunia akademik, sosial, dan pengembangan karakter,” ujar Miftahul Huda.
Ia menambahkan, keteladanan Rasulullah dapat diwujudkan melalui semangat menuntut ilmu, menjaga integritas dan kejujuran, serta membangun kepedulian sosial seperti yang dilakukan mahasiswa dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Kaprodi HKI, Dr. Hj. Erik Sabti Rahmawati, M.Ag., mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi mahasiswa. Ia mengajak mahasiswa menjadikan Maulid Nabi sebagai momentum untuk meneladani akhlak Rasulullah dan mengamalkannya dalam bidang hukum keluarga Islam.
“Mari kita jadikan momentum Maulid Nabi sebagai sarana meneladani akhlak Rasulullah. Sebagai mahasiswa HKI, kita harus menjadi penegak keadilan yang berakhlak, menjadi perekat umat, dan bermanfaat bagi masyarakat berbekal ilmu yang kita miliki.”
“Jadilah sarjana HKI yang berpikir cerdas dan berhati lembut seperti Nabi Muhammad. Cerdas dalam hukum, santun dalam berdakwah, dan menjadi solusi terhadap persoalan-persoalan hukum keluarga di masyarakat.”
“Nilai utama dari Maulid Nabi adalah kasih sayang dan keadilan. Inilah yang harus dipegang mahasiswa HKI dalam mengawal hukum keluarga Islam agar membawa rahmat bagi semua.”
Pengasuh Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi, Ustaz Anton, turut menyampaikan terima kasih atas kehadiran mahasiswa HMPS HKI dan HES yang melaksanakan bakti sosial sekaligus peringatan Maulid Nabi di panti tersebut.
Anton menjelaskan, Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi mulai beroperasi sejak 2008. Awalnya, kegiatan yang dilakukan berupa bimbingan belajar bagi anak-anak. Seiring waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi tempat pembinaan dan pendidikan bagi anak-anak panti.
Ia berharap anak-anak binaan dapat memiliki masa depan yang baik dan memperoleh pendidikan yang layak seperti anak-anak lainnya. Hingga 2026, sebanyak 20 anak binaan telah menyelesaikan pendidikan hingga jenjang sarjana (S1).
“Pesan saya kepada adik-adik di HMPS, tuntutlah ilmu seluas-luasnya. Saya doakan semoga lancar dan sukses,” ujar Ustaz Anton.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan pemberian santunan kepada anak-anak Panti Asuhan Taqwa Al-Qolbi. Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi anak-anak panti, tetapi juga menjadi momentum bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat persaudaraan, serta mengamalkan nilai kesabaran dan amanah dalam kehidupan sehari-hari.