KETIK, BATU – Rata-rata lama menginap wisatawan asing di Kota Batu tercatat lebih tinggi dibandingkan wisatawan domestik pada Agustus 2026. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu, durasi menginap wisatawan asing mencapai 1,19 hari, sedangkan wisatawan domestik hanya 1,04 hari.

Kepala BPS Kota Batu, Herlina Prasetyowati Sambodo, menjelaskan bahwa durasi menginap kedua kelompok wisatawan tersebut mengalami pergerakan berbeda dibandingkan bulan sebelumnya. Lama menginap wisatawan asing meningkat, sementara wisatawan domestik justru mengalami penurunan.

“Rata-rata lama menginap wisatawan asing pada Agustus 2026 mengalami peningkatan 0,04 poin dibandingkan Juli 2026. Sedangkan rata-rata lama menginap tamu domestik turun 0,01 poin pada periode yang sama,” jelas Herlina.

Secara keseluruhan, rata-rata lama menginap tamu di Kota Batu pada Agustus 2026 mencapai 1,04 malam. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar 0,01 poin dibandingkan Juli 2026.

Perbedaan durasi menginap wisatawan asing dan domestik dapat dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari jarak perjalanan, biaya transportasi, integrasi rute wisata, hingga tujuan kunjungan.

Baca Juga:
Hindari Salah Pilih Pejabat, Pemkot Batu akan Adakan Uji Kompetensi 40 ASN

Wisatawan asing yang menempuh perjalanan jauh dengan biaya relatif tinggi cenderung memanfaatkan satu kunjungan untuk menjelajahi beberapa destinasi sekaligus. Dengan begitu, mereka dapat mengoptimalkan waktu perjalanan.

“Selain itu Kota Batu juga dekat dengan kota lain seperti Kota Malang dan daerah lain, sehingga banyak wisatawan asing menjadikan Batu sebagai bagian dari rangkaian perjalanan yang lebih besar, seperti untuk mendaki gunung maupun ke wisata alam lainnya,” jelas dia.

Sebaliknya, wisatawan domestik cenderung memilih perjalanan singkat, terutama saat akhir pekan. Pola kunjungan tersebut turut menjadi salah satu faktor yang membedakan durasi menginap kedua kelompok wisatawan.

Berdasarkan catatan BPS, rata-rata lama menginap wisatawan asing pada Agustus 2026 meningkat 0,04 poin dibandingkan Juli 2026. Sementara itu, durasi menginap wisatawan domestik turun 0,01 poin pada periode yang sama.

Baca Juga:
Kisah Petani Lemon Jaya Batu, Ubah Buah Jadi Cuka yang Tembus ke Pasar Malaysia

“Secara keseluruhan rata-rata lama menginap tamu di Kota Batu pada Agustus 2026 mencapai 1,04 malam. Angka tersebut turun 0,01 poin dibandingkan bulan sebelumnya,” ungkapnya.

Di tengah perbedaan durasi menginap tersebut, tingkat penghunian kamar (TPK) hotel di Kota Batu justru mengalami penurunan secara bulanan. Pada Agustus 2026, TPK tercatat sebesar 23,30 persen, merosot 4,69 poin dibandingkan Juli 2026 yang mencapai 27,99 persen.

Meski demikian, tingkat penghunian kamar pada kedua kategori hotel tersebut masih lebih tinggi dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. (*)