KETIK, SLEMAN – Kerusakan fasilitas toilet umum di kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Sleman terus menuai sorotan.

Tak sekadar keluhan kenyamanan biasa, persoalan ini dinilai menyangkut pemenuhan fasilitas dasar yang wajib disediakan oleh instansi penyedia layanan publik.

Keberadaan toilet di area depan kantor Dispar Sleman sangat penting bagi pengunjung maupun warga yang tengah mengurus keperluan administrasi.

Letaknya yang strategis membuat toilet ini menjadi pilihan utama masyarakat, ketimbang harus berjalan cukup jauh menuju toilet di bagian belakang gedung.

Namun, hingga kini pintu toilet tersebut masih tertutup rapat dengan tulisan "TOILET SEDANG RUSAK".

Pengamat fasilitas publik, Erry Supriyono DS, SH, menegaskan pentingnya ketersediaan sarana dasar yang memadai di gedung pemerintahan.

"Fasilitas sanitasi yang layak dan mudah dijangkau merupakan hak dasar masyarakat pengguna layanan publik. Instansi pemerintah, apalagi yang membidangi pariwisata, seharusnya menjadi percontohan dalam menjaga kelaikan sarana umum," ujar Erry Supriyono, Selasa malam, 8 September 2026.

​Ia menambahkan bahwa terabaikannya perbaikan fasilitas dasar dalam jangka waktu lama dapat mencerminkan lemahnya pemeliharaan aset serta merusak citra pelayanan publik.

Menurut Erry keberadaan fasilitas sanitasi yang memadai dan berfungsi baik merupakan standar minimal kelaikan kantor pelayanan publik.

Ia tegaskan, masyarakat menilai keberadaan toilet berakses mudah bukan sekadar fasilitas pelengkap.

Baca Juga:
Kantor Staf Presiden dan BGN Gelar Verifikasi Lapangan Program Makan Bergizi Gratis di Sleman

Melainkan bentuk pelayanan dasar yang berdampak langsung pada kepuasan publik.

Hingga berita ini diturunkan, konfirmasi tertulis yang dilayangkan Ketik.com belum dijawab oleh instansi ini. (*)

Baca Juga:
Fasilitas Toilet di Dinas Pariwisata Sleman Rusak dan Belum Diperbaiki Maksimal