KETIK, JAKARTA – Serikat Perusahaan Pers (SPS) menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di Gedung KONI Kalimantan Timur (Kaltim), Samarinda, Kamis, 5 November 2026.
Ketua Umum SPS Pusat H. Januar Ruswita, menyampaikan selama 80 tahun perjalanan organisasi, SPS terus mengikuti perkembangan dan kemajuan dunia media.
Menurut Januar, hingga saat ini SPS memiliki sekitar 600 cabang yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
"Saya menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim yang telah mendukung dan turut menyukseskan peringatan HUT ke-80 SPS di Samarinda," katanya.
"Saat ini SPS memiliki sekitar 600 cabang yang tersebar di Indonesia," lanjutnya.
Baca Juga:
BMKG: Kalimantan Barat Catat Hotspot Terbanyak, Sejumlah Wilayah Masih Berpotensi KeringSementara itu, Asisten I Pemprov Kaltim, Aji Muhammad Fitra, menyambut baik pelaksanaan HUT SPS di wilayahnya. Ia menyebut Kaltim sebagai daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam, mulai dari batu bara, minyak bumi, hingga berbagai potensi lainnya.
Karena itu, menurut Aji, Pemprov Kaltim membutuhkan kolaborasi dengan SPS untuk mendukung pembangunan daerah.
"Kaltim ini salah satu wilayah yang kaya raya. Ada tambang batu bara, minyak, dan lainnya yang terkandung di dalam bumi. Karena itu, Pemprov Kaltim membutuhkan kolaborasi dengan SPS," ujarnya.
Selain peringatan HUT, kegiatan tersebut juga diisi dengan dialog media yang membahas berbagai isu terkait perkembangan media dan peran pers.
Baca Juga:
Bondowoso Kirim 8 Ton Beras Organik ke Papua dan Kalimantan, Perkuat Posisi sebagai Sentra Pangan NasionalDialog tersebut dimoderatori H. Sugito, salah satu pengurus SPS Kaltim. Adapun narasumber yang hadir yakni Kapolda Kaltim Irjen Pol Endar Priantoro, perwakilan Dewan Pers Dahlan Dahi, serta perwakilan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Nia.
Melalui kegiatan ini, peringatan HUT ke-80 SPS tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pengurus dari berbagai daerah, tetapi juga menjadi ruang diskusi untuk memperkuat peran dan kolaborasi insan pers di tengah perkembangan dunia media. (*)