KETIK, TRENGGALEK – Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Wening Trenggalek terus berinovasi dalam rangka mendongkrak pundi-pundi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satunya adalah meningkatkan produksi dan kualitas air minum dalam kemasan (AMDK). Tak terkecuali mendapatkan dukungan dari Pemkab.

Direktur Perumda Air Minum Tirta Wening Trenggalek, Khoirul Ansori, menjelaskan, air minum tersebut bisa digunakan dalam berbagai kegiatan di lingkungan pemerintah daerah. Baik untuk kegiatan rapat atau kegiatan lainnya.

Salah satu produk unggulannya, lanjut Khoirul sapaan dia, adalah jenis produk kemasan 220 mililiter (ml), karena produk tersebut menjadi favorit di pasar sehingga produksinya terus meningkat.

"Alhamdulillah permintaan konsumen Tirtha Pure Trenggalek terus meningkat. Baik untuk kebutuhan di lingkungan Pemkab atau di luar Pemkab. Tentu ini cukup membanggakan. Dukungan dan dorongan Pemkab menjadi salah satu penentu," katanya kepada Ketik.com, Jumat 11 September 2026.

Khoirul menyampaikan, untuk kapasitas mesin produksi awalnya hanya mampu menghasilkan 20 karton dalam satu jam. Sehingga, dengan durasi 8 jam kerja maka produksi maksimal dalam satu hari mencapai 140 karton.

Baca Juga:
DLH Trenggalek Ajarkan Pengolahan Popok Bayi Bekas Jadi Media Tanam

"Produksi hari itu juga langsung keluar dan kami selalu melakukan evaluasi setiap hari," ujarnya.

Kemudian untuk memaksimalkan pemenuhan kebutuhan pasar, pihak manajemen melalukan modifikasi mesin agar proses produksi bisa berjalan lebih cepat. Modifikasi mesin tersebut mulai diuji dan menunjukkan perkembangan yang cukup baik.

Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus menjaga ketersediaan stok. "Termasuk menyiapkan strategi lain berupa penambahan shift. Jadi salah satu langkah selain modifikasi mesin," ungkapnya.

Ia menyebut penambahan shift tersebut dinilai masih cukup untuk memenuhi kebutuhan produksi tanpa harus melakukan pengadaan mesin baru. Saat ini terdapat tiga mesin yang digunakan untuk memproduksi berbagai jenis kemasan, mulai dari galon, cup, hingga botol.

Baca Juga:
Ketua KONI Trenggalek: Peluang Persiga U-17 Lolos Fase Grup Terbuka Lebar

"Untuk produksi botol, mesin dapat digunakan untuk kemasan 220 maupun 600 ml dengan menyesuaikan pengaturan mesin," tandasnya.

Ia menegaskan, Tirtha Pure memiliki keunggulan dari sisi karakteristik air yang ditawarkan lebih ringan dan halus. Termasuk kualitas airnya yang bisa bersaing di pasaran. Karena, sumber air yang digunakan berasal dari sumber air alami.

"Kualitas air sumber cukup bagus karena belum terkontaminasi atau bukan berasal dari pengeboran air tanah. Kualitas air bakunya juga bagus," tandasnya.(*)