KETIK, CILACAP – Pembangunan lanjutan Pasar Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, masih terus dikebut setelah berjalan cukup lama sejak pasar tersebut terbakar pada 23 Desember 2021.

Hingga Senin, 7 September 2026, progres pembangunan telah mencapai sekitar 72 persen dan ditargetkan selesai pada akhir November 2026.

Project Manager pembangunan lanjutan Pasar Kroya, Erwin Danardono, mengatakan pekerjaan pembangunan masih terus berjalan untuk mengejar target penyelesaian yang telah ditetapkan.

“Progres saat ini sekitar 72 persen. Target kami akhir November sudah selesai,” ujar Erwin, Senin, 7 September 2026.

Pasar Kroya nantinya mengusung konsep pasar modern semi mal.

Baca Juga:
Musim Angin Timur, Nelayan Cilacap Panen Ubur-Ubur hingga 1 Ton Sekali Melaut

Desain bangunan dibuat menyerupai Benteng Pendem, yang menjadi salah satu ciri khas dan perwajahan Kabupaten Cilacap.

Selain desain bangunan, aspek keamanan juga menjadi perhatian dalam pembangunan pasar tersebut.

Pasar akan dilengkapi dengan kamera pengawas atau CCTV yang beroperasi selama 24 jam.

Sistem keamanan terhadap kebakaran juga disiapkan di setiap lantai.

Baca Juga:
Cegah Karhutla, Komandan Kodim 0703/Cilacap Tekankan Kesiapsiagaan dan Sinergitas Bersama

Fasilitas tersebut mencakup sound system alarm kebakaran yang terintegrasi dengan sistem sprinkler.

Sistem sprinkler tersebut juga terhubung hingga ke masing-masing kios.

Sementara fasilitas pemadam kebakaran dilengkapi dengan box hydrant.

“Pengamanannya berlapis seperti yang ada di mall modern,” terang Erwin.

Dengan konsep tersebut, Pasar Kroya diharapkan tidak hanya menjadi tempat berjualan, tetapi juga memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang maupun pengunjung.

Erwin mengatakan pembangunan saat ini terus dikebut agar target penyelesaian dapat tercapai.

“Pembangunan saat ini masih terus kita kebut agar dapat selesai sesuai target pada akhir November mendatang,” tandas Erwin.(*)