KETIK, SURABAYA – Menikmati seporsi nasi bebek dengan daging empuk dan sambal pedas bisa menjadi pilihan untuk mengisi perut. Di Surabaya, Kedai Bebek Hayu hadir dengan berbagai menu nasi penyet yang cocok untuk makan siang maupun malam. 

Mengandalkan olahan bebek, sambal korek, dan sambal pencit, kedai ini berusaha mempertahankan cita rasa yang menjadi daya tarik bagi pelanggannya.

Kedai Bebek Hayu merupakan usaha kuliner milik Rahayu yang telah berdiri sejak Maret 2014. Pada awalnya, usaha ini berjualan di Sentra PKL SIER Rungkut Industri, Surabaya. 

Namun, perjalanan usaha tersebut tidak selalu berjalan mulus. Pandemi Covid-19 membuat aktivitas masyarakat terbatas dan berdampak pada keberlangsungan usaha.

Kedai Bebek Hayu, Surabaya. (Foto: ketik.com)

Baca Juga:
SAR Surabaya Kerahkan Kapal dan Helikopter, Cari Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Perairan Laut Jawa

Saat itu, pegawai pabrik dan perkantoran yang menjadi pelanggan tidak dapat makan di tempat. Jumlah pembeli pun menurun, sementara biaya sewa tempat tetap harus dibayarkan setiap bulan. Kondisi tersebut membuat Rahayu mengalami kesulitan menjalankan usaha.

Menghadapi situasi itu, Rahayu akhirnya memutuskan untuk memindahkan usahanya ke rumah. Meskipun begitu, pelayanan tetap dilakukan secara langsung maupun melalui layanan pesan antar, seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Penjualan yang belum mampu menutupi biaya operasional membuat masa tersebut menjadi salah satu tantangan bagi Kedai Bebek Hayu.

Berkat keinginan untuk terus bertahan, Rahayu tetap menjalankan usahanya hingga saat ini. Nama “Hayu” sendiri memiliki cerita tersendiri. Menurutnya, nama tersebut diambil dari nama belakangnya dan nama anak bungsunya, Mashayu. 

Selain itu, kata “Hayu” juga memiliki makna indah, cantik, dan selamat. Nama itu dipilih sebagai identitas usaha sekaligus doa agar kedainya terus berkembang dan membawa kebaikan.

Baca Juga:
Berawal Bosan Pilihan Menu Sekitar Kampus, Sekumpulan Mahasiswa Surabaya Sukses Buka Usaha Nasi Telur

Menu nasi bebek menjadi ikon sekaligus hidangan favorit pelanggan Kedai Bebek Hayu. Dengan harga Rp27.000, pelanggan bisa menikmati potongan bebek berukuran besar dengan daging yang empuk dan gurih. Taburan rempah, sambal korek, serta sambal pencit menjadi pelengkap yang membuat hidangan ini memiliki cita rasa khas.

Selain nasi bebek, tersedia pula nasi ayam seharga Rp20.000, nasi ati ampela dan nasi kepala bebek masing-masing Rp15.000, serta nasi telur mulai Rp10.000. 

Kedai ini juga menyediakan Indomie goreng, Indomie kuah, aneka jajanan seperti cireng, sosis, dan tempura, berbagai minuman, serta menu terbaru berupa seblak.

Bagi pelanggan yang menyukai makanan pedas, sambal korek dan sambal pencit menjadi pilihan pelengkap yang menarik. Sambal korek memberikan rasa pedas yang kuat, sedangkan sambal pencit menghadirkan perpaduan rasa pedas dan segar dari mangga muda. Kedua sambal tersebut menjadi bagian dari ciri khas menu penyet yang ditawarkan Kedai Bebek Hayu.

Untuk mempertahankan kualitas makanan, Rahayu selalu memperhatikan bahan baku dan proses pengolahan. Sambal dibuat baru setiap hari agar tetap segar. Sementara itu, bebek yang digunakan dipilih dengan berat lebih dari satu kilogram per ekor. Proses pengolahan dilakukan dengan teliti agar daging bebek tetap empuk dan tidak berbau amis.

Kualitas makanan tersebut turut dirasakan oleh pelanggan. Erma Wahyuni, salah seorang pelanggan, mengaku sering membeli nasi ayam di Kedai Bebek Hayu karena rasanya berbeda dari tempat lain. 

Menurutnya, sambal korek dan taburan serundeng menjadi daya tarik tersendiri. Ia juga menilai pelayanan yang diberikan cukup ramah.

Pendapat serupa disampaikan oleh Yasir yang baru pertama kali mencoba nasi bebek. Ia mengaku terkesan dengan potongan bebek yang besar, porsi yang mengenyangkan, serta perpaduan sambal pencit dan sambal korek. 

Sementara itu, Suti yang telah dua kali berkunjung menilai nasi ayam di kedai tersebut lezat. Pelayanan yang ramah juga membuatnya ingin kembali dan merekomendasikan kedai tersebut kepada orang lain.

Di tengah banyaknya pilihan usaha kuliner di Surabaya, Rahayu berusaha menjaga ciri khas Kedai Bebek Hayu agar tetap dikenal pelanggan. Baginya, mempertahankan kualitas makanan menjadi hal penting dalam menjalankan usaha. Dukungan dari pelanggan juga menjadi penyemangat untuk terus melanjutkan usaha yang telah dirintis selama bertahun-tahun.

Rahayu berharap Kedai Bebek Hayu dapat berkembang dan memiliki cabang di berbagai wilayah Surabaya. Meskipun masih terkendala modal, ia tetap bersemangat menjaga kualitas makanan dan memperkenalkan menu andalannya kepada lebih banyak pelanggan. (*)