KETIK, BANDUNG – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-48 Tingkat Kabupaten Bandung harus menjadi momentum membumikan Al-Qur’an melalui aksi nyata, termasuk membudayakan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) serta menggerakkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Ketua BAZNAS Kabupaten Bandung, Dr. K.H. Yusuf Ali Tantowi, Lc., M.A., mengajak masyarakat tidak hanya mencintai Al-Qur’an melalui bacaan dan hafalan, tetapi juga mengamalkan ajarannya dengan berbagi dan membantu sesama.

“Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga harus diamalkan. Salah satu wujudnya adalah membangun budaya berbagi, membiasakan ZIS, dan menggerakkan masyarakat agar berlomba-lomba dalam kebaikan,” kata Yusuf saat pembukaan MTQ ke-48 tingkat Kabupaten Bandung di Lapang Upakarti Soreang, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, semangat MTQ harus melampaui panggung perlombaan dan melahirkan perubahan nyata. Kecintaan terhadap Al-Qur’an perlu tercermin dalam kepedulian kepada fakir miskin, anak yatim, dan masyarakat yang membutuhkan.

Melalui pengelolaan ZIS, BAZNAS Kabupaten Bandung mengajak masyarakat mengubah kepedulian menjadi manfaat nyata. Dana yang dihimpun secara amanah dapat membantu mustahik, mendukung pendidikan, dan mendorong pemberdayaan ekonomi umat.

Baca Juga:
BAZNAS Kabupaten Bandung Siapkan Santri Jadi Pemimpin Berintegritas

Komitmen membangun generasi Qur’ani juga diwujudkan melalui dukungan bisyarah bagi 1.012 guru ngaji melalui BAZNAS Kabupaten Bandung, disertai berbagai upaya mendukung pembelajaran dan pengamalan Al-Qur’an.

BAZNAS mengajak masyarakat menyalurkan zakat, infak, dan sedekah melalui lembaga resmi agar pengelolaannya lebih terarah, transparan, dan memberikan manfaat luas bagi penerima.

MTQ ke-48 Kabupaten Bandung, yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2026, diharapkan menjadi titik penguatan gerakan dari budaya membaca menuju budaya mengamalkan, dari semangat berkompetisi menuju semangat berbagi. Sebab, keberhasilan membumikan Al-Qur’an bukan hanya terdengar dalam lantunan ayat suci, tetapi juga terasa melalui kepedulian dan kesejahteraan yang dihadirkan bagi sesama.(*)

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Raih Grand Zakat Award 2026, Dorong Zakat Produktif untuk Kemandirian Ekonomi