KETIK, JAKARTA – Sirkuit Mandalika memiliki sejarah transformasi besar dan panjang yang menghiasi kawasan pesisir selatan Lombok, Nusa Tenggara Barat. Semula kawasan tersebut berkutat pada potensi wisata, kini berkembang menjadi sport tourism sejak kehadiran Mandalika International Street Circuit.
Nama Mandalika sendiri diambil dari sosok Putri Mandalika yang populer di kalangan suku Sasak. Masyarakat masih mengenang sosok sang putri yang rela berkorban demi kedamaian dan kesejahteraan warga melalui Festival Budaya Bau Nyale.
Kekayaan alam dan budaya yang dimiliki masyarakat sekitar, membuat pemerintah berinisiatif membentuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.
Potensi yang dimiliki Mandalika membuat pemerintah bersama PT Pengembangan Pariwisata Indonesia tertarik dan mengintegrasikan pariwisata dengan motorsport. Akhirnya, terciptalah Mandalika International Street Circuit yang berstandar FIM/FIA dengan panjang sirkuit mencapai 4,31 kilometer dan 17 tikungan.
Pada rentang 2017 hingga 2019, tahap awal pembangunan dilakukan mulai dari penyediaan akses jalan, jaringan utilitas, hingga pemetaan tata ruang wisata terpadu. Dilanjutkan pada 2019, pemerintah dan PT Pengembangan Pariwisata Indonesia mulai intensif melakukan pekerjaan fisik.
Baca Juga:
Catatan Sejarah MotoGP Mandalika, Ini Daftar Juara Setiap Musim!Pada 12 November 2021, Pertamina Mandalika International Street Circuit resmi dibuka secara langsung oleh Presiden Joko Widodo. Setelah peresmian tersebut, Sirkuit Mandalika untuk pertama kalinya digunakan untuk dua ajang balap internasional, yakni Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) 2021 dan World Superbike Championship (WSBK) 2021.
Hingga saat ini kehadiran Sirkuit Mandalika tak hanya menggerakkan sektor wisata namun juga perekonomian masyarakat. Beragam ajang balap internasional bergengsi kerap digelar. Termasuk MotoGP Mandalika perdana yang rutin digelar tiap tahunnya sejak Maret 2026. (*)