KETIK, MALANG – Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat turun tangan langsung untuk penanaman pohon di sumber air Merjosari pada World Clean Up Day 2026. Penanaman pohon sekaligus pembersihan sungai menjadi bagian melindungi sumber air yang dimanfaatkan masyarakat untuk sehari-hari tersebut. 

Wahyu menjelaskan keberadaan sumber tersebut menjadi potensi yang harus dijaga bersama. Menurutnya diperlukan rehabilitasi bangunan penangkap air atau broncaptering yang sudah mulai kotor. 

"Dari pihak warga tetap menjaga agar kualitas air ini agar masih bisa dinikmati oleh warga sekitar. Tadi kita lihat bronkcapteringnya di dalamnya kotor sekali, padahal kedalamannya bisa sampai 4 meter. Tapi kita lihat tadi ini kan tidak sampai 1 meter," katanya. 

Rencana pembangunan jaringan penghubung menuju jaringan PDAM Kota Malang juga diupayakan agar masyarakat dapat memanfaatkan sumber air lebih optimal. Rencana tersebut akan direalisasikan dengan bantuan dari Kementerian PU. 

"Kalau dari Kementerian PU sudah ada lampu hijau, nanti akan merehabilitasi dan membangun jaringan agar bisa ada koneksi dari Sumber Air Merjosari ke pipa-pipa jaringan PDAM yang ada saat ini," ungkapnya. 

Baca Juga:
Perumda Tugu Tirta Bidik Rp87 Miliar untuk Pengembangan 3 Titik Sumber Air di Kota Malang

Selama ini masyarakat Kota Malang masih bergantung pada pasokan sumber air dari Kabupaten Malang maupun Kota Batu. Dengan optimalisasi sumber air di Merjosari, diperkirakan dapat melayani hingga 8.200 pelanggan. 

"Dengan sumber air yang banyak kita temukan di sini ada berapa titik tadi kita udah cek. Ini satu sumber tadi sudah kita asumsikan bisa melayani sekitar 8.200 pelanggan. Kita optimalkan dengan menanam pohon agar kualitas sumber air ini tetap terjaga," sebutnya. 

Wahyu menyebut terdapat beberapa titik sumber yang masih milik perorangan. Ia meminta dilakukan pendekatan agar sumber air tersebut dapat dimanfaatkan bersama PDAM Tugu Tirta agar lebih optimal. 

"Ada beberapa titik sumber yang masih milik perorangan. Nanti kita akan upayakan ada pendekatan karena sumber tersebut bisa kita jadikan satu dan kita akan bisa melayani. Ada masukan dari warga, tadi juga Pak Ketua RW menyampaikan kepada saya karena ini sebetulnya sudah lama tapi tidak termanfaatkan dengan baik," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Miris! Berton-ton Sampah Diangkat dari Sungai Kota Malang, DLH Soroti Kebiasaan Warga