KETIK, CILACAP – Usai meresmikan jembatan gantung di wilayah Kecamatan Karangpucung, Cilacap, Anggota Komisi V DPR RI Novita Wijayanti kembali meresmikan infrastruktur jalan di Kecamatan Bantarsari, tepatnya di Desa Cikedondong, Selasa, 20 Oktober 2026.
Jalan tersebut merupakan hasil program Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW) yang diajukan oleh warga setempat.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Novita, didampingi Anggota DPRD Jawa Tengah David, Ketua Gerindra Cilacap sekaligus Wakil Ketua DPRD Cilacap Suyatno, serta Ketua Komisi A DPRD Cilacap Suheri.
Novita mengungkapkan bahwa program PISEW merupakan salah satu kegiatan pembangunan berbasis masyarakat di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
"Saya Novita dari Komisi V DPR RI, berkolaborasi dengan DPRD Provinsi, Pak David, dan DPRD Kabupaten, Pak Suheri, menurunkan program PISEW di dua titik," katanya.
Baca Juga:
Novita Wijayanti Resmikan Jembatan Gantung Senilai Rp 4,3 Miliar di Desa Sindangbarang Cilacap"Untuk anggaran pembangunan masing-masing Rp500 juta, jadi total Rp1 miliar, dengan panjang jalan masing-masing 600 meter," imbuh Novita.
Selain PISEW, ada juga program lainnya, seperti bedah rumah di 200 titik, irigasi di 10 titik, serta Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).
"Sebelumnya di Bantarsari juga ada jembatan gantung, ada jalan, terus sebentar lagi juga ada Sanimas atau jambanisasi, tapi mungkin belum semua terealisasi," ungkap legislator Fraksi Gerindra tersebut.
Baca Juga:
Tawuran Bersenjata Tajam di Cilacap Terungkap, Polisi Utamakan Pembinaan AnakNovita berharap program-program yang telah disalurkan, termasuk PISEW, bisa dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat.
"Yang jelas, tujuan kita bagaimana bisa membantu permasalahan yang ada di bawah sedikit demi sedikit selesai," tegasnya.
Sementara itu, Anggota DPRD Cilacap Suheri menambahkan bahwa PISEW menghubungkan tiga desa di wilayah Kecamatan Bantarsari.
"Walaupun judulnya itu Kamulyan-Cikedondong, tapi sejatinya yang menggunakan jalan itu juga ada dari warga desa yang lain, yaitu Desa Kertajaya, Kecamatan Gandrungmangu," ungkapnya.
Menurut Suheri, lokasi jalan tersebut berada di perbatasan Kecamatan Gandrungmangu dan Bantarsari. Jalan itu sebelumnya mengalami kerusakan parah dan telah lama dikeluhkan masyarakat.
Suheri menyebut akses jalan tersebut sangat penting bagi masyarakat sekitar, terutama untuk menuju pasar, sekolah, dan kawasan perkotaan.
"Alhamdulillah, kami sudah sekian lama mengusulkan, dan tahun ini baru mendapat anggaran PISEW dari Ibu Hj. Novita Wijayanti," katanya.
Saat ini, jalan tersebut sudah dicor beton seluruhnya. Lokasinya berada di area perkebunan. Suheri berharap, dengan terbangunnya jalan tersebut, kesejahteraan masyarakat semakin meningkat karena mobilisasi dan distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar sehingga perekonomian masyarakat turut meningkat. (*)