KETIK, KLATEN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi senyap di daerah. Lembaga anti rasuah tersebut dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) yang menyasar wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, Kamis pagi  15 Oktober 2026.

Langkah penindakan ini disebut-sebut menyeret orang nomor satu di jajaran Pemkab Klaten. Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dikabarkan menjadi salah satu pihak yang diamankan dan langsung digelandang ke Mapolresta Klaten untuk menjalani pemeriksaan awal.

Kapolresta Klaten Kombes Pol Ari Cahya Nugraha membenarkan adanya aktivitas penindakan oleh tim penyidik KPK di wilayah hukumnya. Perwira menengah yang memimpin polresta sejak Juli 2026 itu menyatakan pihaknya hanya memberikan dukungan pengamanan terbuka serta meminjamkan fasilitas ruangan untuk proses pemeriksaan.

"Pada hari ini, Kamis tanggal 15, tim dari KPK melaksanakan giat penangkapan beberapa oknum yang diduga terkait dengan tindak pidana yang sedang ditangani oleh tim KPK," ujar Kombes Pol Ari Cahya Nugraha pada awak media di Mapolresta Klaten, Kamis malam, 15 Oktober 2026.

Dari pantauan di lapangan, rangkaian pemeriksaan di Mapolresta Klaten ini sudah berlangsung sejak Kamis pagi. Sejumlah personel kepolisian tampak berjaga ketat di beberapa titik area polresta untuk mengamankan jalannya proses pemeriksaan tertutup tersebut.

Ketika disinggung secara tegas mengenai keterlibatan Bupati Hamenang dalam pemeriksaan itu, Kombes Pol  Ari tidak menampik kabar yang beredar di kalangan wartawan. Kendati demikian, ia mengaku belum sempat bertatap muka langsung karena menghormati independensi kerja tim penyidik.

"Sampai hari ini terkonfirmasi demikian. Namun saya juga belum ketemu karena saya tidak mau mengganggu dari tim yang sedang bekerja," terangnya.

"Kita hanya menyediakan tempat saja dan melaksanakan pengamanan terbuka, ya ada anggota beberapa yang jaga di beberapa tempat juga," imbuh Kombes Pol  Ari.

Meski demikian, dirinya enggan membeberkan detail kasus maupun konstruksi perkara yang sedang disidik. Kapolresta Klaten menegaskan bahwa kewenangan penuh untuk memberikan keterangan resmi berada di tangan pimpinan KPK di Jakarta.

"Wah kalau untuk yang itu, silakan teman-teman [tanyakan] materi perkara, apa perkaranya, kemudian terkait masalah apa, itu bisa dikonfirmasi kepada KPK yang di Jakarta," katanya.

Proses pemeriksaan maraton di Mapolresta Klaten ini diperkirakan tidak akan memakan waktu lama. Selepas pemeriksaan awal tuntas, rombongan tim KPK bersama pihak-pihak yang terjaring OTT rencananya bakal langsung diterbangkan atau diboyong ke Gedung Merah Putih KPK di Jakarta.

"Mungkin hari ini saja, itu tim sepertinya juga harus cepat kembali memproses pemeriksaan di Jakarta," pungkas mantan kanit di Dittipidum Bareskrim Polri ini. (*)

Baca Juga:
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Dikabarkan Terjaring OTT KPK
Baca Juga:
Pejabat BNPB Dikabarkan Terjerat KPK, Jadi OTT ke 22 Sepanjang 2026