KETIK, SURABAYA – Kontingen Woodball Jawa Timur (Jatim) sukses mencatatkan prestasi membanggakan usai dinobatkan sebagai juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Woodball 2026 yang digelar di Jakarta pada 4-10 Juli.
Capaian ini menjadi cerminan keberhasilan program pembinaan atlet yang selama ini dijalankan Pengurus Provinsi (Pengprov) Ikatan Woodball Indonesia (IWbA) Jatim secara terstruktur dan berjenjang.
Ketua Pengprov IWbA Jatim, Moh Ali Kuncoro, mengatakan juara umum yang diraih bukan hasil instan, melainkan buah dari persiapan matang serta pembinaan berkelanjutan terhadap para atlet yang digelar pada, Sabtu 11 Juli 2026.
"Prestasi ini bukan sebuah kebetulan, melainkan hasil dari persiapan yang matang dan pembinaan atlet yang dilakukan secara berkelanjutan," ujar Ali Kuncoro.
Dari hasil akhir kejuaraan, Jatim mengumpulkan total 23 medali yang terdiri atas 10 emas, 8 perak, dan 5 perunggu. Perolehan tersebut mengantarkan Jatim ke puncak klasemen, unggul atas Jawa Tengah, Banten, Bali, dan DKI Jakarta.
Baca Juga:
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas Indonesia Pecahkan Kutukan 35 Tahun di Era PrabowoJateng menempati urutan kedua dengan meraih 7 emas, 9 perak, 10 perunggu. Peringkat tiga ditempati Banten dengan mendapat 3 emas. Bali menduduki urutan empat dengan meraih 2 emas, 2 perak, 4 perunggu. Sedangkan DKI Jakarta berada di urutan lima mendapat 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu.
Dalam kejunas Woodball tahun ini, Pengprov IWbA Jatim memberangkatkan 67 orang, terdiri dari 60 atlet, 3 pelatih, dan 4 ofisial yang berasal dari 15 kabupaten/kota di Jatim dengan target meraih gelar juara umum. Ternyata target tersebut berhasil direalisasikan.
Atas prestasi membanggakan itu, Ali Kuncoro menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh atlet, pelatih, ofisial, pemerintah daerah, serta masyarakat Jatim telah memberikan doa dan dukungan. Ali menyebut prestasi itu diwujudkan melalui kerja keras, disiplin, dan semangat juang seluruh kontingen.
"Keberhasilan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan prestasi serta menjaga Jatim tetap menjadi salah satu kekuatan utama Woodball Indonesia," ujarnya.
Baca Juga:
Bawa Nama Aceh, Atlet FAJI Nagan Raya Sabet Emas di Kejurnas BaliKeberhasilan ini, sekaligus diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh insan olahraga di Jatim untuk terus mencetak atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional maupun internasional. (*)