KETIK, TRENGGALEK – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Trenggalek bersama Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) setempat terus melakukan inovasi untuk mendongkrak prestasi atlet daerah menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) 2027. Salah satunya dengan menggelar event-event daerah.
"Dispora punya komitmen untuk berupaya memajukan olahraga di Trenggalek. Tentu kami harus berkolaborasi dengan induk cabang olahraga (Cabor), yakni KONI," kata Arief Setiawan, Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Trenggalek kepada Ketik.com, Minggu 20 September 2026.
Arief sapaan dia menjelaskan, salah satu kolaborasi yang dilakukan bersama KONI menggelar event-event daerah, misalnya Turnamen Mini Soccer Dispora Cup 2026 yang berlangsung di Stadion Menak Sopal Trenggalek 19-27 September mendatang.
"Kami juga memberikan kesempatan kepada Cabor lain untuk menggelar turnamen seperti yang dilakukan oleh Komite Mini Soccer Indonesia (KMSI) Trenggalek. Pendeknya, kami siap membantu," ujarnya.
Kemudian, ia ingin mendorong agar mini soccer yang merupakan Cabor baru di Trenggalek bisa menjadi salah satu alternatif selain sepak bola. Termasuk kolaborasi mengggelar turnamen seperti saat ini.
Baca Juga:
Soekarno Run Banyuwangi Diikuti 4.900 Peserta, Tahun Depan Ditargetkan Bertaraf Internasional"Atlet di Trenggalek yang punya dasar sepak bola juga bisa menekuni mini soccer," ungkapnya.
Ia memaparkan jika mulai tahun ini pihaknya mendorong agar atlet-atlet di Trenggalek terus berkreasi untuk menciptakan prestasi, karena Dispora membuka ruang sekaligus siap berkolaborasi menggelar event.
"Seperti yang kita lihat, sekarang banyak gelaran turnamen yang diselenggarakan oleh Cabor bersama Dispora," tandasnya.
Selanjutnya, Dispora punya program yang bertajuk kalender olahraga yang nantinya akan diisi atau digelar setiap bulan, dua bulan sekali dan seterusnya.
Baca Juga:
Gelombang Tinggi di Perairan Laut Selatan, Nelayan Diimbau Cermati Batas Angin-Gelombang"Kita ingin peningkatan prestasi bisa dibarengi dengan pembinaan yang baik. Berlatih tanpa ikut event tentu sesuatu yang mustahil untuk bisa mendongkrak kualitas atlet termasuk melatih mental," tutupnya. (*)