KETIK, SURABAYA – Usai kembali bertugas sebagai Wali Kota Surabaya setelah menjalani masa cuti selama 2 bulan, Eri Cahyadi akan memastikan berbagai proyek Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya yang belum selesai.

Proyek strategis Pemkot Surabaya yang mendapatkan perhatian seperti proyek RSUD Surabaya Timur dan terowongan atau tunnel khusus pejalan kaki yang menghubungkan Joyoboyo-KBS.

"Ada beberapa proyek yang harusnya sudah selesai ya bulan November ini. Jadi nanti akan saya cek di lapangan," kata Eri, Senin 25 November 2024.

Dirinya menerangkan untuk pembangunan RSUD Surabaya Timur, kontraktor sebelumnya sudah meminta perpanjangan waktu sebelum dirinya cuti. Pihaknya akan memastikan kedua proyek tersebut bisa selesai tahun ini, karena dana yang digunakan bersifat satu tahun anggaran.

"Kalau ada perpanjangan waktu juga harus ada alasan yang tepat, karena itu kan proyek satu tahun anggaran, bukan multiyears," tambah Eri.

Baca Juga:
Kuasa Hukum PT Unicomindo Layangkan Surat Peringatan Ke Pemkot Surabaya Terkait Pembayaran Sengketa Sampah Rp104 M

Menurut Eri terkait mundurnya penyelesaian kedua proyek tersebut tidak jadi masalah karena belum melewati masa 100 hari pemeliharaan. Jika sudah melewati masa pemeliharaan maka harus ada jaminan pelaksanaan perpanjangan.

"Kalau sudah melewati masa 100 hari pemeliharaan maka secara otomatis dia harus memperpanjang jaminan pelaksanaan," imbuhnya.

Selain itu permasalahan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga akan dikejar di sisa tahun 2024 yang hanya sisa 1 bulan. Hal ini sangat penting karena angka capaian PAD nanti akan mempengaruhi anggaran untuk tahun depan.

"Dan untuk masukan PAD ini kita kejar ya. Sudah capai berapa persen karena kan ini tinggal berapa bulan," pungkasnya.(*)

Baca Juga:
Ini Daftar Lengkap 57 Pejabat Pemkot Surabaya Baru Dirotasi! Fikser Kadis DLH, eks Ajudan Risma Jadi Camat Dukuh Pakis