KETIK, BATU – Polres Batu masih memiliki pekerjaan rumah misteri kematian mahasiswa S3 Program Doktor Biologi Universitas Brawijaya (UB), KHK, yang ditemukan meninggal dunia di Sungai Clumprit, Kota Batu, pada 20 November 2025.
Kapolres Batu yang baru, AKBP Panji Gedhe Prabawa, memastikan penyelidikan kasus tersebut tetap berlanjut di bawah kepemimpinannya.
AKBP Panji menegaskan, pergantian kepemimpinan di Polres Batu tidak akan menghentikan proses pengusutan perkara yang hingga kini belum terungkap.
“Pada prinsipnya, itu tetap berlanjut. Kami akan terus mendalami dan mencari bukti-bukti serta petunjuk-petunjuk lain yang membuat terang perkara itu. Tidak akan berhenti,” tegasnya beberapa waktu yang lalu.
Sebelumnya, KHK ditemukan meninggal dunia oleh seorang pemancing di Sungai Clumprit, Jalan Patimura, Kelurahan Temas, Kota Batu. Hingga kini, penyebab dan rangkaian peristiwa yang mengakibatkan korban meninggal dunia masih belum terungkap.
Baca Juga:
Proyek Simpang Patih Kota Batu Capai 60 Persen, Jalan Hasanuddin Buka 28 OktoberKasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin menyampaikan, penambahan tersebut berasal dari pemeriksaan terhadap tiga saksi baru. Penyidik juga meminta keterangan tambahan dari dua saksi yang sebelumnya telah diperiksa.
“Jadi berkembang dari dulu 46, sekarang sudah 49. Tiga orang saksi baru kami temukan,” ujar AKP Zaenal.
Selain mengumpulkan keterangan saksi, polisi masih berupaya menemukan sejumlah barang bukti yang belum diketahui keberadaannya. Pencarian dilakukan dengan menyisir area di sekitar lokasi penemuan sepeda motor yang berkaitan dengan korban.
Menurut AKP Zaenal, pencarian tersebut tidak hanya difokuskan pada barang-barang milik KHK yang belum ditemukan, tetapi juga untuk menelusuri kemungkinan adanya petunjuk tambahan yang dapat membantu mengungkap perkara.
Baca Juga:
Ikon Apel Jadi Korban Vandalisme, DLH Kota Batu Resmi Lapor Polisi“Upaya pencarian barang bukti itu kami lakukan dengan tujuan untuk mencari barang-barang milik korban yang masih belum ditemukan. Dan juga barangkali ada temuan bukti petunjuk yang berkaitan dengan peristiwa ini,” jelasnya.
Dalam pencarian yang dilakukan pada pekan sebelumnya, penyidik menemukan beberapa barang. Namun, polisi masih harus memastikan apakah barang-barang tersebut benar-benar berkaitan dengan korban melalui klarifikasi kepada orang-orang terdekatnya.
“Ada memang temuan beberapa barang, namun itu masih akan kami klarifikasi ya, kami pastikan kepada orang terdekat dari korban ini,” terang AKP Zaenal.
Sejumlah barang milik KHK hingga kini masih belum ditemukan, termasuk barang elektronik dan beberapa barang lainnya. Temuan-temuan di lapangan masih perlu ditelusuri lebih lanjut untuk memastikan keterkaitannya dengan kasus tersebut.
“Ada beberapa barang yang belum ditemukan, terutama barang elektronik milik korban dan barang lain milik korban yang ada beberapa item barang,” ungkapnya.
AKP Zaenal menambahkan, penyidik akan terus melanjutkan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang dinilai memiliki informasi mengenai kejadian tersebut.
Polisi juga masih mencari kemungkinan adanya saksi lain yang dapat membantu menjelaskan rangkaian peristiwa sebelum korban ditemukan meninggal dunia.
“Selain itu, kami akan tetap melakukan langkah-langkah penyidikan lanjutan dan penyidikan lain dengan tujuan atau dalam rangka untuk membuat terang peristiwa ini,” tuturnya.