KETIK, JAKARTA – Kapal penumpang KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak setelah bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, menuju Banjarmasin. Kapal tersebut diketahui membawa 243 orang, termasuk penumpang dan awak kapal.

Hingga kini, tim gabungan dari Basarnas dan TNI AL masih melakukan proses pencarian serta evakuasi. Berdasarkan pantauan terbaru, sebanyak 103 orang berhasil dievakuasi, sementara satu orang dinyatakan meninggal dunia.

KM Virgo Transport 8 bertolak dari Pelabuhan Tanjung Perak pada Sabtu, 12 September 2026, pukul 06.52 WIB menuju Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin.

Pada Minggu dini hari, 13 September 2026, pukul 02.00 WITA, nakhoda kapal sempat melaporkan bahwa kapal dalam posisi miring akibat cuaca buruk di perairan Masalembo, Laut Jawa, sebelum akhirnya hilang kontak.

Kantor SAR Banjarmasin mengungkapkan baru menerima informasi terkait insiden ini pada pukul 02.36 WITA dari pihak agen kapal.

Baca Juga:
SAR Banjarmasin Evakuasi 103 Penumpang Kapal Virgo Transport 8

"Kami baru menerima laporan dari agen itu pada pukul 02.36 WITA", ungkap Putu.

Di sisi lain, kapal motor tersebut diketahui merupakan kapal bekas asal Jepang yang telah berusia sekitar 39 tahun dan baru beroperasi di Indonesia kurang dari satu tahun.

Sejumlah warganet turut menyampaikan rasa prihatin atas musibah ini. Mereka mendoakan agar korban yang belum ditemukan dapat segera dievakuasi dalam keadaan selamat. Sebagian warganet lainnya menyoroti usia kapal yang dinilai terlalu tua untuk mengangkut penumpang.

"Seharusnya usia kapal lebih dari 10 Tahun sudah tidak layak pakai, demi keselamatan manusia", ujarnya. (*)

Baca Juga:
SAR Surabaya Kerahkan Kapal dan Helikopter, Cari Kapal Virgo Transport 8 yang Hilang di Perairan Laut Jawa