KETIK, PACITAN – Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 3 Pacitan turut ambil bagian dalam program layanan servis sepeda motor gratis yang digelar serentak oleh 350 SMK di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, Kamis, 8 Oktober 2026.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tersebut berlangsung di Bengkel Teknik Sepeda Motor (TSM) SMKN 3 Pacitan mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB.
Selain layanan servis gratis, SMKN 3 Pacitan juga menambah fasilitas cuci sepeda motor secara cuma-cuma bagi masyarakat yang mengikuti layanan tersebut.
Didampingi guru, dan teknisi dealer resmi, suasana bengkel sekolah pun menjadi ruang praktek bagi siswa sekaligus ruang pelayanan.
Salah satu siswa yang ikut turun tangan adalah Riefkian Hadiansyach (17), siswa kelas XII TSM 2 SMKN 3 Pacitan.
Baca Juga:
1.334 Taruna Jatim Sandang Baret, Khofifah Tekankan Disiplin dan Anti-BullyingSaat ditemui di tengah kegiatan, Riefkian tengah menangani sepeda motor milik masyarakat yang mengalami masalah pada bagian bok mesin.
Siswa yang baru rampung Praktik Kerja Lapangan (PKL) itu justru mengaku senang bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.
"Seneng, malah kesempatan tambah belajar praktek langsung memperbaiki kerusakan motor," ungkapnya kepada Ketik.com sambil mengotak-atik bagian mesin motor.
Baca Juga:
Jelang Hari Jadi ke-81 Jatim, Gubernur Khofifah Bersama BAZNAS Siapkan 1.000 Kacamata Gratis bagi GuruGuru Jurusan TSM SMKN 3 Pacitan, Fajar Ardiyanto (40) mengatakan, pelaksanaan servis di SMKN 3 Pacitan melibatkan puluhan siswa sebagai teknisi, cuci dan kepanitiaan.
Para siswa yang diprioritaskan terutama berasal dari kelas XII karena telah memiliki pengalaman PKL.
Fajar menjelaskan, sebelum sepeda motor dikerjakan, kendaraan terlebih dahulu diperiksa.
Setelah proses servis selesai, kendaraan menjalani test drive sebelum masuk ke tahap pencucian.
"Jadi motor sebelum diperbaiki, dicek sama mentor dari pihak dealer, setelah itu baru dikerjakan. Selesai itu kami beri tambahan layanan cuci gratis," katanya.
Dia mengatakan program tersebut memiliki target pelayanan yang telah dibagi kepada sekolah-sekolah peserta.
Untuk SMKN 3 sendiri, untuk pelaksanaan program hari ini ditargetkan perbaikan paling banyak 25 unit.
"Kalau di Pacitan itu per sekolah yang ada jurusan TSM dapat jatah 10-25," kata Fajar.
Sementara itu, Wakasek Hubin SMKN 3 Pacitan, Firman Sabara, berharap servis gratis bisa menjadi kegiatan yang terus dikembangkan oleh jurusan TSM SMKN 3 Pacitan.
"Mungkin ini kita awali dari ini, harapannya kedepan setiap event HUT RI, HUT SMK, nanti kita adakan dan berkelanjutan," katanya.
Menurutnya, kegiatan semacam itu juga bisa menjadi bentuk pengabdian masyarakat sekaligus sarana memperkenalkan kompetensi siswa SMK.
"Ya semoga bisa diperluas menyasar ke masyarakat dluar lingkungan sekolah," pintanya.
Lebih lanjut, program servis motor gratis ini merupakan bagian dari kegiatan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur yang melibatkan SMK dengan konsentrasi keahlian TSM.
Secara keseluruhan, program tersebut menargetkan pelayanan 8.100 sepeda motor masyarakat di Jawa Timur.
Dari 426 SMK yang memiliki konsentrasi keahlian TSM, sebanyak 350 sekolah ikut ambil bagian.
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar memberikan layanan gratis kepada masyarakat.
Lebih dari itu, program tersebut menjadi kesempatan bagi siswa SMK untuk merasakan langsung dunia kerja.
“Servis sepeda motor gratis ini menjadi cara agar potensi itu bisa langsung dirasakan masyarakat,” kata Khofifah, Rabu, 7 Oktober 2026.
Khofifah menilai keterlibatan siswa secara langsung dalam menangani sepeda motor masyarakat membuat pembelajaran vokasi semakin dekat dengan kebutuhan dunia kerja.
“Vokasi itu harus dekat dengan praktik. Ketika mereka menangani sepeda motor masyarakat, mereka belajar mendiagnosis masalah, melakukan perawatan, bekerja sesuai prosedur, dan berkomunikasi dengan pemilik kendaraan. Pengalaman seperti ini penting untuk membentuk lulusan yang siap bekerja,” katanya.(*)