KETIK, LEBAK – Alias, putra daerah asal Desa Narimbang Mulya, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, turut mengantarkan klub Bojong Leles meraih juara pertama dalam turnamen sepak bola antarkampung yang digelar di Desa Pabuaran, Kecamatan Rangkasbitung.
Di luar aktivitasnya sebagai pemain sepak bola, Alias sehari-hari berprofesi sebagai guru olahraga di SMPN Curugbitung. Keterlibatannya dalam turnamen tersebut menjadi bagian dari aktivitasnya di dunia olahraga, sekaligus menunjukkan perannya dalam kompetisi sepak bola di tingkat lokal.
Alias mengatakan, keikutsertaannya dalam turnamen sepak bola antarkampung itu bukan sebagai pemain tetap klub Bojong Leles. Ia mengaku hanya memenuhi panggilan untuk memperkuat tim dalam kompetisi tersebut.
"Saya pemain panggilan aja dalam mengikuti turnamen sepak bola antarkampung," ujar Alias kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).
Meski berstatus sebagai pemain panggilan, Alias turut memperkuat Bojong Leles hingga berhasil meraih posisi pertama dalam turnamen yang berlangsung di Desa Pabuaran tersebut.
Baca Juga:
Ribuan Pekerja PT PWI 6 Kena PHK, Disnaker Lebak Tawarkan Pelatihan WirausahaPrestasi ini menjadi salah satu catatan dalam kiprah Alias di dunia sepak bola lokal. Selain menjalankan profesinya sebagai tenaga pendidik, ia juga tetap terlibat dalam kegiatan olahraga melalui partisipasinya dalam turnamen antarkampung.
Turnamen sepak bola antarkampung merupakan salah satu ajang kompetisi yang mempertemukan tim-tim dari lingkungan masyarakat. Selain menjadi sarana berkompetisi, kegiatan semacam ini juga membuka ruang bagi para pemain untuk menunjukkan kemampuan serta mempererat hubungan antarkampung melalui olahraga.
Bagi Alias, keterlibatan dalam kompetisi tersebut menjadi kesempatan untuk tetap bermain sepak bola di tengah kesibukannya menjalankan tugas sebagai guru olahraga.
Keberhasilan Bojong Leles meraih juara pertama pun menambah warna dalam geliat sepak bola tingkat lokal di Kabupaten Lebak, Banten. (*)
Baca Juga:
Dinkes Lebak Minta Pasien BPJS Tak Beli Obat Sendiri, Warga Diminta Laporkan Jika Diminta Membayar