KETIK, TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni meminta Real Estate Indonesia (REI) Banten memperluas jangkauan corporate social responsibility (CSR) ke Kabupaten Lebak dan Pandeglang.
Menurut Andra Soni, kedua daerah tersebut masih membutuhkan banyak intervensi program serta bantuan, khususnya dalam penyediaan hunian layak.
Permintaan itu disampaikan Andra Soni saat menerima kunjungan pengurus DPD REI Banten di Kantor Gubernur Banten, Jalupang, Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Senin 19 Oktober 2026.
Ia mengapresiasi peran REI Banten yang selama ini turut membantu Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyediakan hunian layak, aman, dan sehat.
Andra Soni menuturkan, Pemprov Banten saat ini menggencarkan program bedah rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni dengan sasaran masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Baca Juga:
Keselamatan Penumpang Prioritas, Gubernur Banten Tinjau Evakuasi KMP Batumandi di MerakProgram tersebut merupakan upaya Pemprov Banten meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara komprehensif, terintegrasi, dan berkesinambungan, khususnya bagi warga di daerah tertinggal.
"REI merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam penyediaan rumah layak huni. Oleh karena itu, kami mengapresiasi peran aktif REI yang telah membantu menyukseskan program pemerintah," ujar Andra Soni.
Sementara itu, Ketua DPD REI Banten Roni Hardiriyanto Adali menilai dukungan Pemprov Banten dalam penyediaan rumah layak huni bagi MBR sangat tinggi. Karena itu, REI berencana memberikan penghargaan kepada Pemprov Banten pada Musda mendatang.
"Kami berharap Gubernur bisa hadir. Waktu saya dilantik, beliau juga hadir, tetapi sebagai Ketua DPRD. Nah, sekarang menjelang saya purna, saya juga ingin Pak Andra Soni hadir sebagai Gubernur," kata Roni.
Baca Juga:
Gubernur Andra Soni: Aset Daerah Harus Tertib dan Bermanfaat untuk RakyatRoni menegaskan komitmen seluruh pengurus dan anggota DPD REI Banten untuk terus mendukung program pemerintah daerah melalui penyaluran CSR.
"Saat ini, CSR REI paling banyak disalurkan di Kota Serang, yakni berupa bantuan rumah layak huni sebanyak 72 unit," ujarnya. (*)