KETIK, TUBAN – PT Trans-Pacific Petrochemical Indotama (TPPI) memperkuat kerja sama dengan para mitra penyedia barang dan jasa melalui kegiatan Vendor Gathering 2026. Forum yang mengusung tema “Next-Gen Partnership: Building Synergy, Shaping the Future” ini diikuti 50 peserta dari berbagai mitra kerja perusahaan.
Melalui kegiatan tersebut, TPPI mendorong kolaborasi yang lebih adaptif, transparan, dan berorientasi pada penciptaan nilai bersama. Perusahaan juga menyelaraskan pemahaman dengan para vendor untuk mendukung kelancaran operasional, meningkatkan kualitas layanan, serta menjaga profesionalisme dalam hubungan bisnis.
Presiden Direktur (CEO) TPPI, Iman Syafirman, mengatakan perkembangan industri menuntut perusahaan dan mitra kerja membangun pola kemitraan yang semakin kolaboratif. Menurutnya, kepercayaan dan integritas menjadi landasan penting untuk menjaga keberlanjutan hubungan bisnis.
“Bagi TPPI, kemitraan bukan sekadar hubungan transaksional, melainkan hubungan jangka panjang yang dibangun atas dasar kepercayaan, komitmen, dan tujuan bersama. Kami percaya bahwa ide dan solusi terbaik dapat lahir dari para mitra yang bekerja bersama perusahaan setiap hari," ujar Iman dalam keterangan pers yang diterima Ketik.com, Sabtu, 10 Oktober 2026.
"Kami ingin terus membuka ruang kolaborasi yang mendorong inovasi, peningkatan kinerja, dan penciptaan nilai bagi semua pihak,” sambungnya.
Baca Juga:
Lima Gugus CIP TPPI Raih Penghargaan di Forum Inovasi Mutu Pertamina Patra Niaga 2026Iman menambahkan, perusahaan ingin memastikan setiap kemitraan berjalan dengan menjunjung transparansi dan integritas. Karena itu, TPPI mengajak seluruh vendor menjaga profesionalisme dan mematuhi prinsip tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
“Integritas merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh mitra kerja untuk senantiasa menjalankan proses bisnis secara transparan, profesional, dan sesuai dengan ketentuan berlaku,” tegasnya.
Sebagai bagian dari Pertamina Group, TPPI juga mengintegrasikan mekanisme pelaporan dugaan pelanggaran dengan Whistleblowing System (WBS) Pertamina. Perusahaan mendorong para mitra memanfaatkan saluran resmi tersebut apabila menemukan indikasi penyimpangan dalam proses bisnis.
“Apabila menemukan indikasi pelanggaran atau penyimpangan dalam pelaksanaan proses bisnis, kami mengimbau agar hal tersebut dilaporkan melalui Whistleblowing System resmi TPPI atau melalui WBS Pertamina yang telah terintegrasi,” tambah Iman.
Baca Juga:
FSPPB Dorong Ketik.com Tetap Independen dan Kritis, Kawal Isu Pekerja hingga Kedaulatan EnergiSementara itu, Direktur Korporasi (CCO) TPPI, Basya G Himawan, menyoroti pentingnya keselarasan proses bisnis, kepatuhan terhadap ketentuan, dan komunikasi yang efektif. Ketiga aspek tersebut dinilai mendukung terciptanya hubungan komersial yang andal dan berkelanjutan.
“Hubungan yang baik dengan vendor perlu didukung oleh proses pengadaan yang transparan, mekanisme kerja jelas, serta pemahaman yang sama terhadap ketentuan perusahaan,” kata Basya.
“Kami ingin memastikan bahwa seluruh mitra kerja memahami proses bisnis TPPI dan memiliki komitmen sama dalam menjalankan kerja sama secara profesional, kompetitif, dan berintegritas,” lanjutnya.
Untuk memperkuat pemahaman vendor, TPPI menghadirkan sesi diskusi dan gelar wicara yang membahas tiga aspek utama kerja sama, yakni sistem pengadaan elektronik atau e-procurement, penerapan WBS, serta platform digital untuk proses pembayaran.
Pada sesi pengadaan elektronik, peserta mendapatkan penjelasan mengenai prosedur dan persyaratan pengadaan barang dan jasa di TPPI. Pembahasan WBS memberikan pemahaman tentang fungsi kanal pengaduan dalam membangun budaya integritas dan mendorong pelaporan dugaan pelanggaran.
Sementara itu, materi mengenai platform pembayaran digital membantu para vendor memahami mekanisme pembayaran yang berlaku di perusahaan.
Perwakilan mitra kerja dari PT Guna Teguh Abadi, Gerald, menilai Vendor Gathering 2026 memberikan manfaat bagi vendor, terutama dalam memahami prosedur kerja sama dengan TPPI.
“Kegiatan ini memberikan wawasan bermanfaat bagi kami sebagai mitra kerja, khususnya mengenai proses pengadaan, kepatuhan, dan mekanisme pembayaran di TPPI. Kami berharap komunikasi dan kolaborasi seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat bagi kedua belah pihak,” ujar Gerald.
Melalui Vendor Gathering 2026, TPPI menegaskan upayanya membangun ekosistem kemitraan yang tidak hanya mendukung kinerja operasional, tetapi juga mengedepankan transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap proses bisnis. (*)