KETIK, JAKARTA – Marc Marquez kembali membuktikan bahwa Sachsenring masih menjadi "halaman belakangnya". Setelah merebut pole position dengan rekor lap baru, pembalap Ducati Lenovo itu sukses mengonversinya menjadi kemenangan pada Sprint MotoGP Jerman 2026 usai memimpin balapan sejak start hingga finis. 

Kemenangan tersebut terasa semakin spesial karena tidak diraih dengan mudah. Alex Marquez terus membayangi sang kakak sepanjang 15 lap, bahkan beberapa kali berhasil memangkas jarak hingga berada dalam posisi menyerang.

Namun setiap kali tekanan datang, Marc mampu merespons dengan catatan waktu yang konsisten untuk menjaga keunggulannya.

Fabio Di Giannantonio juga sempat berada dalam kelompok terdepan dan ikut memberi tekanan, tetapi pembalap Italia itu tak mampu mendekat cukup jauh untuk ikut memperebutkan kemenangan.

Marc akhirnya melintasi garis finis dengan keunggulan hanya 0,368 detik atas Alex, sementara Di Giannantonio melengkapi podium Ducati di posisi ketiga.

Baca Juga:
Pascaoperasi, Pedro Acosta Senang Finis Zona Poin di Jerman

Hasil ini sekaligus memperpanjang catatan impresif Marquez di Sachsenring, sirkuit yang telah memberinya begitu banyak kemenangan sepanjang karier MotoGP. Sejak sesi latihan hingga Sprint, pembalap bernomor #93 itu nyaris selalu menjadi tolok ukur kecepatan, meski sempat mengalami kecelakaan ringan pada latihan Jumat.

Dilansir dari Speedweek, insiden tersebut sama sekali tidak mengganggu persiapannya, bahkan ia tetap mampu menjadi yang tercepat sepanjang hari. 

Kemenangan Sprint di Jerman juga menjadi modal penting bagi Marquez dalam perburuan gelar dunia musim ini. Tambahan 12 poin membuatnya memangkas jarak dengan pimpinan klasemen Jorge Martin, yang hanya mampu finis keenam, sementara pesaing lainnya, Marco Bezzecchi, harus absen usai mengalami cedera pada sesi kualifikasi.

Dengan performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan, Marquez kini menjadi favorit utama untuk kembali berjaya pada balapan utama hari Minggu.

Baca Juga:
Tidak Puas Finis Keenam! Jorge Martin: Saya Kesulitan Mengendarai Motor

Jika mampu mempertahankan kecepatan sama, pembalap asal Cervera itu berpeluang menambah daftar kemenangan ikonisnya di Sachsenring sekaligus menjaga momentum dalam perebutan gelar juara dunia. (*)