KETIK, PACITAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pacitan mempercepat pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi karyawan dan karyawati organisasi perangkat daerah (OPD).
Program tersebut menyasar hampir 3.000 orang dengan target capaian 100 persen.
Percepatan dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan capaian CKG Kabupaten Pacitan yang hingga 13 September 2026 baru mencapai 33,27 persen dari sasaran penduduk.
Kepala Dinkes Pacitan, dr. Daru Mustikoaji mengungkapkan kelompok dewasa menjadi salah satu sasaran yang paling sulit dijangkau.
Hal itu karena masyarakat usia dewasa memiliki mobilitas tinggi dan tersebar di berbagai tempat kerja.
Baca Juga:
Sanksi Enam Pegawai Terkait Retribusi Pasar Minulyo Pacitan Belum Juga Diputus"Sasaran dewasa merupakan sasaran yang paling sulit untuk dijangkau, karena sasaran dewasa merupakan sasaran yang mobile dan tersebar di banyak tempat kerja," kata dr. Daru kepada Ketik.com, Selasa, 22 September 2026.
Karena itu, Dinkes bersama jajaran puskesmas melakukan strategi jemput bola dengan mendatangi tempat kerja.
Sasaran pemeriksaan tidak hanya kantor pemerintahan, tetapi juga pabrik, pertokoan dan sekolah.
Baca Juga:
Bergerak 7 Cm per Tahun, Lempeng Indo-Australia Penyebab 1.284 Gempa di PacitanUpaya tersebut dilakukan secara maraton selama September hingga Oktober 2026.
Khusus September, fokus diarahkan pada karyawan dan karyawati OPD beserta tempat kerja di sekitarnya.
"Ditargetkan untuk CKG lingkup OPD ini yang menyasar hampir 3.000 sasaran ini dapat tercapai 100 persen, sehingga dapat mendongkrak capaian CKG Kabupaten yang per 13 September baru tercapai 33,27 persen," ujarnya.
Pelaksanaan CKG di lingkup OPD salah satunya digelar di Gedung Karya Darma Pacitan, Selasa, 22 September 2026.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sekaligus mendeteksi lebih dini apabila ditemukan kondisi kesehatan yang tidak normal.
Sekretaris Daerah Kabupaten Pacitan, Heru Wiwoho Supadi Putra, menjadi salah satu peserta CKG.
Ia mengatakan pemeriksaan memberikan kesempatan untuk mengetahui kondisi kesehatan secara lebih menyeluruh.
"Bagus ini, jadi kita bisa mengetahui kondisi kita masing-masing ya. Kalau misalkan ada yang tidak normal, bisa kita ketahui lebih dini," kata Heru.
Dalam pemeriksaan tersebut, Heru mengatakan sejumlah pemeriksaan dilakukan, di antaranya pengecekan tekanan darah, pemeriksaan laboratorium darah seperti glukosa dan kolesterol, pemeriksaan mata dan telinga hingga rekam jantung.
Pelaksanaan CKG di tempat kerja juga dinilai memudahkan ASN mengikuti pemeriksaan kesehatan di tengah aktivitas pekerjaan.
"Iya, ini memang dijadwalkan ya, jadi enak kita," ujarnya.
dr. Daru mengatakan secara nasional CKG ditargetkan minimal menjangkau 46 persen dari seluruh sasaran penduduk yang mencakup seluruh siklus hidup, mulai bayi baru lahir, balita, anak sekolah, dewasa hingga lansia.
Di Kabupaten Pacitan, jumlah penduduk yang menjadi sasaran CKG mencapai 486.414 orang.
Dengan percepatan pemeriksaan di seluruh kelompok usia, Dinkes berharap target capaian 46 persen dapat tercapai pada November 2026.(*)