KETIK, SUMENEP – Putri keempat Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid, menjadi salah satu narasumber dalam Dialog Kebangsaan yang berlangsung di Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa, Guluk-Guluk, Sumenep, Kamis, 22 Oktober 2026.
Panitia Hari Santri bersama MWC NU Guluk-Guluk dan MMST Kopi Susu menggelar kegiatan tersebut di Aula Kebun Salak Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa. Dialog ini mengangkat tema Menjaga Tradisi, Merawat Kebersamaan, Menguatkan Indonesia.
Selain Inayah Wahid, panitia menghadirkan sastrawan nasional asal pesantren, KM Faizi, serta Dr. Ngatawi Al-Zastrouw sebagai narasumber. Kehadiran ketiga tokoh tersebut menjadi bagian dari upaya memperkaya wawasan kebangsaan melalui dialog yang melibatkan kalangan pesantren.
Alumni Pondok Pesantren Annuqayah Lubangsa, Dr. Fathorrahman, M.Pd., menyambut positif penyelenggaraan Dialog Kebangsaan tersebut. Dosen Universitas Annuqayah Guluk-Guluk yang juga mantan anggota KPU Pamekasan itu menilai kegiatan tersebut penting untuk memperluas wawasan dan membangun persahabatan di kalangan santri.
“Saya sangat apresiatif sekali atas gelaran Dialog Kebangsaan tersebut. Semoga dialog tersebut memberikan wawasan persahabatan bagi para santri dan peserta yang hadir,” jelas Dr. Fathorrahman.
Baca Juga:
Sambut Hari Santri 2026, Gubernur Khofifah Tinjau Khitanan Massal dan Cek Kesehatan Gratis Bagi Warga di PacitanIa berharap dialog yang menghadirkan tokoh dari beragam latar belakang tersebut dapat memberikan manfaat bagi para santri dan seluruh peserta, terutama dalam memperkuat kebersamaan serta semangat kebangsaan. (*)