KETIK, SURABAYA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jawa Timur (Jatim) pada Sabtu, 24 Oktober 2026. Upaya ini dilakukan untuk mengoptimalkan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah daerah terdampak.

Dalam operasi tersebut, pesawat Cessna Caravan yang dioperasikan BNPB menebarkan 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl) sebagai bahan semai. Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jatim, pesawat melaksanakan satu sorti penerbangan yang beroperasi dari Base Ops Lanudal Juanda.

Penyemaian dilakukan pada pukul 14.45 WIB hingga 16.45 WIB di wilayah Probolinggo, Pasuruan, dan sekitarnya. Pelaksanaan OMC ini merupakan tindak lanjut arahan Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi saat melakukan kunjungan kerja ke Jawa Timur pada Jumat, 23 Oktober 2026. 

Berdasarkan pemantauan BPBD Provinsi Jatim, potensi hujan ringan terpantau di sebagian besar wilayah Jawa Timur bagian selatan dan barat. Kondisi tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemadaman di kawasan yang terdampak karhutla.

Meski demikian, pelaksanaan OMC tetap mempertimbangkan sejumlah faktor, mulai dari potensi pertumbuhan awan hujan hingga aspek keselamatan penerbangan. Salah satu kendala yang dihadapi adalah sebaran abu vulkanik akibat aktivitas Gunung Semeru.

Baca Juga:
BNPB Kerahkan Dukungan Udara Tangani Karhutla Jawa Timur

Pada Minggu nanti, 25 Oktober 2026. OMC direncanakan kembali dilaksanakan sebanyak dua sorti di wilayah prioritas penyemaian awan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan dukungan penanganan karhutla di Jawa Timur.

Kepala BNPB juga telah mengarahkan penambahan dukungan armada udara untuk operasi pemadaman melalui pengeboman air (water bombing) dan OMC. Pengerahan armada tersebut tetap mempertimbangkan kebutuhan penanganan di lapangan, termasuk operasi karhutla yang masih berlangsung di wilayah Kalimantan.

Dalam rapat koordinasi di Jawa Timur pada Jumat, 23 Oktober 2026, Kristomei menjelaskan bahwa satu helikopter water bombing dari Kalimantan Selatan akan dikirim ke Malang. Selain itu, satu pesawat OMC dari Kalimantan Barat turut dikerahkan untuk mengoptimalkan penanganan karhutla di Jawa Timur.

Dukungan udara BNPB difokuskan untuk membantu penanganan karhutla di sejumlah kawasan pegunungan di Jawa Timur, khususnya Gunung Arjuno, Bromo, Semeru, Butak, hingga Ijen.

Baca Juga:
BNPB Tambah Helikopter dan Pesawat OMC untuk Percepat Penanganan Karhutla di Jatim

Di tengah potensi kebakaran yang masih mengancam sejumlah wilayah, BNPB mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah maupun menyalakan api saat berada di kawasan pegunungan. Pencegahan sejak dini dinilai menjadi langkah penting untuk mengendalikan dan menangani karhutla. (*)