KETIK, MALANG – Menyelamatkan anak dari kecanduan gadget menuntut pengorbanan tak main-main. Hal ini ditunjukkan oleh Hanif Yanuar (38), seorang ayah asal Palu, Sulawesi Tengah, yang rela merogoh kocek dalam dan menempuh perjalanan udara lintas pulau bersama keluarganya menuju Malang. Langkah ini ia lakukan demi mendukung sang anak berlaga di kompetisi pushbike

"Tapi kalau untuk anak, apa sih yang enggak? Selagi ada rezekinya, kita arahkan," ucap Yanuar, Sabtu, 11 Juli 2026.

Yanuar mengungkapkan bahwa persiapan anaknya telah dirancang matang sejak awal tahun untuk mengikuti rangkaian kompetisi ini di berbagai daerah di Pulau Jawa. Sebelumnya, ia bersama anaknya telah mengikuti event yang sama di Jakarta, Yogyakarta, hingga bergeser ke Semarang.

"Persiapannya panjang. Karena kita ikutnya dari Palu, sudah persiapan sejak awal tahun," lanjutnya.

Hanya saja, tantangan sebenarnya berada pada biaya logistik. Yanuar mengungkapkan harga tiket domestik tidak stabil, khususnya pascapandemi. 

Baca Juga:
ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Ia juga menyampaikan bahwa biaya transportasi yang dikeluarkan untuk sekali rangkaian perjalanan ini bisa setara dengan harga satu unit sepeda motor baru.

"Olahraganya terkesan untuk anak kecil, iya. Tapi kalau sudah terjun, hati-hati. Semua akan diusahakan. Apa sih yang enggak buat anak?" imbuh Yanuar.

Perjalanan dari Palu ke Malang ini menjadi saksi bahwa jarak ribuan kilometer dan biaya besar bukanlah halangan bagi orang tua untuk mengantarkan buah hatinya tumbuh menjadi pribadi yang tangguh, aktif, dan bermental juara.(*)

Baca Juga:
Bukti Kerja GTRA, Kebun Anggur Duyu Bangkit Jadi Kawasan Agrowisata Favorit