KETIK, JAKARTA – Main aman sepertinya tak ada dalam kamus Axl Rose. Di saat sebagian musisi lain memilih bungkam soal konflik Palestina, vokalis Guns N’ Roses ini pernah menunjukkan dukungannya terhadap perdamaian melalui sebuah momen di atas panggung yang kini kembali menjadi sorotan.

Peristiwa itu terjadi pada 7 Oktober 2025, saat Guns N’ Roses tampil di Vive Claro, Bogota, Kolombia. Di hadapan puluhan ribu penonton, Axl mengangkat bendera Palestina yang diserahkan seorang penonton dari barisan depan.

Momen tersebut terasa semakin kuat ketika Axl membawakan Civil War, lagu Guns N’ Roses yang dirilis pada 1991 dan mengkritik perang serta dampaknya terhadap kemanusiaan. Bendera itu bertuliskan “I Don’t Need Your Civil War”, yang juga merupakan bagian ikonis dari lirik lagu tersebut.

Setelahnya, seluruh personel Guns N’ Roses membubuhkan tanda tangan pada bendera tersebut sebelum mengembalikannya kepada penonton yang menyerahkannya.

Aksi Axl kembali menjadi perbincangan, terutama setelah sikap frontman Metallica, James Hetfield, menuai kritik dan perdebatan di kalangan penggemar musik.

Baca Juga:
Siap Menghebohkan Jakarta! Berikut 6 Konser Musisi Internasional di Indonesia pada Akhir 2026

Sebagian warganet pun membandingkan sikap kedua vokalis band rock tersebut. Komentar seperti “James Hetfield mana bisa!” turut meramaikan perbincangan di media sosial.

Guns N’ Roses sendiri dijadwalkan menggelar konser di Stadion Madya Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Sabtu, 21 November 2026. Kehadiran band yang dikenal lewat lagu-lagu seperti Sweet Child O’ Mine, November Rain, dan Civil War tentu menjadi perhatian para penggemar rock Tanah Air.

Dengan Indonesia sebagai negara berpenduduk Muslim terbesar di dunia, bukan tidak mungkin isu Palestina kembali mewarnai konser tersebut.

Baca Juga:
Dua Lagu Baru Siap Meluncur, Guns N’ Roses Targetkan Tur Dunia Ambisius!