KETIK, SIDOARJO – Tukang parkir harus benar-benar melayani. Mencari nafkah untuk keluarga dari rezeki halal sebagai juru parkir (jukir). Pemkab Sidoarjo berbagi pendapatan 60 : 40. Jukir diminta disiplin bekerja dan setor pendapatan. Sopan ke pemilik kendaraan. Kalau ada yang tidak disiplin, Bupati Subandi memerintah Dinas Perhubungan Sidoarjo memberhentikan saja mereka.
"Tidak perlu peringatan sampai 3 kali. Cukup diperingatkan 2 kali, kalau tidak mau disiplin, keluarkan saja," tegas Bupati Subandi saat menjadi pembina apel juru parkir Sidoarjo di Parkir Timur GOR Delta pada Jumat (16 Oktober 2026).
Bupati Subandi meminta Kepala Dinas Perhubungan Sidoarjo Budi Basuki segera membuat surat pernyataan kesepakatan dengan jukir-jukir di Sidoarjo. Isinya tentang bagi hasil sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Sidoarjo. Pernyataan juga menegaskan komitmen jukir Sidoarjo untuk bekerja disiplin sesuai aturan, dan menyetorkan pendapatan daerah sesuai perjanjian.
"Yang tidak mau, silakan mundur. Buat apa angel-angel (untuk apa sulit-sulit)," tegas Bupati Subandi.
Pemkab Sidoarjo tidak mau lagi sulit-sulit menghimpun pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor parkir. Para jukir wajib bekerja dan setor pendapatan sesuai target masing-masing. Yaitu, 60 persen pendapatan parkir untuk Pemkab Sidoarjo dan 40 persen untuk jukir di lapangan. Nilai setoran mereka akan dilihat setiap bulan. Tidak boleh ada yang menunggak, sampai tidak setor berbulan-bulan.
Baca Juga:
Bupati Subandi Ajak Fatayat NU Sidoarjo Perkuat Peran lewat Karya dan Dakwah"Bupati dituntut masyarakat untuk memenuhi terkait PAD untuk membiayai pembangunan," ungkapnya.
Bupati Subandi meminta tolong para juru parkir untuk bekerja sama baik-baik dengan Pemkab Sidoarjo. Tugas jukir adalah melayani masyarakat. Sopan santun kepada pemilik kendaraan. Kalau pas ada yang tidak bawa uang, bicarakan baik-baik. Tidak perlu membentak-bentak.
"Saya tidak ingin ada yang bentak-bentak pemilik kendaraan. Saya juga tidak mau marah-marah kepada jukir di lapangan," tandas Bupati Subandi.
Baca Juga:
Normalisasi Sungai Terhambat, Bupati Subandi Minta Jembatan Liar DitertibkanApel pagi diikuti oleh ratusan jukir dari berbagai tempat di Sidoarjo. Selain apel, Bupati Subandi juga menyerahkan bantuan sembako. Dia juga mendekati dan merangkul mereka. Para jukir pun berebutan minta foto bersama. Di antara ratusan orang itu, ada emak-emak yang juga juru parkir. Mereka tertawa senang bisa foto bareng Bupati Subandi. (*)