KETIK, ACEH BARAT DAYA – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Safaruddin, melontarkan teguran keras kepada Camat Tangan-Tangan, Jasmadi, yang dinilai berulang kali absen dalam sejumlah agenda tingkat kabupaten.
Kekecewaan Safaruddin kembali mencuat saat membuka lomba Masak Serba Ikan antarkecamatan yang digelar Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Abdya, Kamis (3/9/2026).
Dari sembilan kecamatan di Abdya yang mengikuti kegiatan tersebut, Kecamatan Tangan-Tangan menjadi satu-satunya yang tidak mengirimkan perwakilan TP-PKK untuk mengikuti lomba.
Kondisi itu membuat Bupati Safaruddin mempertanyakan komitmen Camat Tangan-Tangan dalam mengikuti agenda yang diselenggarakan pemerintah kabupaten.
"Sudah berapa kali agenda tingkat Kabupaten saya melihat Camat Tangan-Tangan tidak ikut serta," kata Safaruddin di sela-sela pembukaan acara lomba Memasak Serba Ikan.
Baca Juga:
Tiga Putra Terbaik Aceh Ikuti PKN Tingkat I Angkatan 66 Tahun 2026Menurut Safaruddin, ketidakhadiran dalam agenda kabupaten bukan persoalan sepele, karena camat merupakan bagian dari unsur pemerintah yang memiliki tanggung jawab menjalankan serta mendukung program pemerintah daerah.
Sorotan terhadap Jasmadi juga semakin serius karena selain menjabat sebagai Camat Tangan-Tangan, ia saat ini dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk, dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) Abdya.
Safaruddin bahkan meminta Jasmadi mengevaluasi kesanggupannya menjalankan tugas, apabila tidak mampu memenuhi tanggung jawab yang melekat pada jabatannya lebih baik mengundurkan diri.
"Kalau sudah tidak sanggup lagi (jalankan tugas jabatan-red tinggalkan saja," kata Safaruddin singkat.
Baca Juga:
Dorong Ketahanan Pangan dan Lahan Produktif, Lapas Blangpidie Panen KangkungPernyataan tersebut menjadi teguran terbuka dari Bupati Abdya terhadap bawahannya. Safaruddin menegaskan, setiap pejabat di lingkungan Pemkab Abdya harus memiliki komitmen untuk menjalankan tugas dan menghadiri agenda pemerintahan yang telah ditetapkan.
Sementara itu, lomba Masak Serba Ikan digelar sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan sumber daya perikanan sekaligus meningkatkan kreativitas masyarakat dalam mengolah menu berbahan ikan. (*)