KETIK, ACEH SINGKIL –
ACEH SINGKIL – Bupati Aceh Singkil Safriadi Oyon menjanjikan bantuan Rp100 juta untuk pembangunan Masjid At-Taqwa di Desa Kampung Baru, Kecamatan Singkil Utara. Bantuan tersebut direncanakan masuk dalam anggaran 2027 melalui Dinas Syariat Islam.
Komitmen itu disampaikan Oyon saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut pada Sabtu (17/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga memberikan sumbangan pribadi sebesar Rp10 juta yang diniatkan atas nama kedua orang tuanya.
"Hari ini, secara pribadi saya sumbangkan Rp.10 juta atas nama ke-dua orang tua saya," ujar Oyon.
Menurut Oyon, pembangunan masjid tidak hanya berorientasi pada pendirian bangunan fisik, tetapi juga menjadi upaya memperkuat keimanan dan menanam amal jariyah bagi generasi mendatang.
Ia menegaskan, kemuliaan masjid tidak semata-mata ditentukan oleh kemegahan bangunannya, melainkan juga oleh keikhlasan umat dalam memakmurkannya.
"Peletakan batu pertama ini bukan sekadar awal pembangunan sebuah masjid, tetapi langkah meneguhkan iman, menyatukan hati, dan menanam amal jariyah. Kemuliaan masjid tidak hanya terletak pada kokohnya bangunan, tetapi juga pada keikhlasan umat dalam memakmurkannya," kata Oyon.
Bupati juga mengajak masyarakat, para donatur, dan berbagai pihak untuk bergotong royong membantu pembangunan Masjid At-Taqwa hingga selesai. Ia menilai setiap sumbangan yang diberikan dengan ikhlas memiliki nilai ibadah dan menjadi bagian dari amal kebaikan.
"Setiap kontribusi yang diberikan dengan ikhlas, sekecil apa pun, memiliki nilai ibadah dan menjadi bagian dari amal kebaikan," kata Oyon.
Oyon berharap pembangunan masjid tersebut berjalan lancar sehingga nantinya dapat dimanfaatkan sebagai pusat ibadah, pembinaan umat, serta penguatan ukhuwah Islamiyah atau persaudaraan sesama umat Islam di tengah masyarakat.
Peletakan batu pertama itu turut dihadiri Kapolres Aceh Singkil AKBP Joko Triyono, perwakilan Kodim 0109 Aceh Singkil, Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Singkil Faisal, S.Pd., pelaksana tugas kepala dinas pendidikan dan kebudayaan, pelaksana tugas kepala dinas perkebunan, Camat Singkil Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat. (*)
