KETIK, GRESIK – SMP Negeri 1 Gresik berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih hasil Tes Kompetensi Akademik (TKA) terbaik, peringkat pertama tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Kabupaten Gresik. Keberhasilan ini tidak lepas dari matangnya strategi dan intensitas persiapan yang dilakukan oleh pihak sekolah.
Kepala UPT SMP Negeri 1 Gresik, Beri Avita Prasetya, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pencapaian ini, mulai dari siswa, jajaran pengurus komite, paguyuban, hingga orang tua murid.
"Saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada seluruh siswa kami yang telah berjuang, serta komite, paguyuban, dan orang tua yang memberikan dukungan penuh serta mendampingi anak-anak sehingga mereka giat belajar dan semangat berusaha," ujar Beri saat ditemui di ruangannya, Selasa, 2 Juni 2026.
Beri mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan pencapaian ini adalah komunikasi yang solid antara sekolah, komite, paguyuban kelas, dan orang tua. Sinergi ini diwujudkan melalui program khusus untuk menghadapi TKA, salah satunya dengan memanfaatkan hari Sabtu untuk mendalami materi.
"Kami setiap hari Sabtu tidak libur. Kurang lebih selama empat bulan, setiap hari Sabtu anak-anak kami gembleng khusus dengan materi soal-soal TKA, literasi, dan numerasi yang telah disiapkan oleh bapak dan ibu guru," jelasnya.
Selain latihan intensif, SMP Negeri 1 Gresik juga menerapkan sistem evaluasi yang ketat melalui pre-test dan post-test, baik yang diselenggarakan secara internal oleh sekolah maupun yang diadakan oleh Dinas Pendidikan. Melalui metode ini, para siswa terbiasa memecahkan soal-soal dengan tingkat berpikir tinggi (higher order thinking skills/HOTS).
Berkat persiapan yang matang, para siswa mampu meraih hasil yang luar biasa. Beri membeberkan beberapa capaian impresif siswanya, di antaranya terdapat dua siswa yang berhasil meraih nilai sempurna 100 pada mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Suasana Siswa dan Siswi SMPN 1 Gresik Saat Pelaksanaan TKA di Sekolah (Foto: Daniel Andayawan/Ketik.com)
Keberhasilan luar biasa ini, menurut Beri, tidak lepas dari dedikasi tinggi para guru, khususnya guru mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Matematika. Pihak sekolah menerapkan kebijakan best practice, yakni para guru ditugaskan untuk selalu siap mendampingi siswa, baik di dalam maupun di luar jam kerja.
"Saya tugaskan para guru untuk bisa on-call membersamai anak-anak. Misalnya, saat waktu istirahat anak-anak datang ke ruang guru untuk bertanya tentang soal TKA, itu hukumnya wajib dilayani. Begitu juga pada malam hari saat anak-anak belajar di rumah dan ada yang lupa, mereka bisa menghubungi lewat WhatsApp dan langsung dibalas oleh bapak dan ibu guru," ungkap Beri.
Menyadari bahwa mempertahankan prestasi jauh lebih sulit daripada meraihnya, Beri menegaskan bahwa SMP Negeri 1 Gresik telah bersiap menyusun program peningkatan untuk tahun ajaran 2026/2027. Ia menegaskan sekolah akan terus bekerja sama dengan komite, paguyuban, serta orang tua murid.
"Program-program yang sudah baik akan kami tingkatkan, mungkin dari sisi durasi maupun frekuensinya, sehingga ke depan anak-anak kami lebih terbiasa dan lebih menguasai soal-soal literasi dan numerasi," pungkasnya.
