Doa Lintas Iman di Bondowoso, Kapolres Aryo Dwi Wibowo Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Karhutla

27 Oktober 2026 16:46 27 Okt 2026 16:46

Haryono, Mustopa

Redaksi Ketik.com
Thumbnail Doa Lintas Iman di Bondowoso, Kapolres Aryo Dwi Wibowo Ajak Semua Elemen Bergerak Cegah Karhutla

Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo, S.H., S.I.K., M.M., hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung pukul 18.10 hingga 18.45 WIB tersebut. Acara digelar di lingkungan Markas Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso..(Foto: Humas Polres Bondowoso for Ketik.com)

KETIK, BONDOWOSO – Pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tidak cukup hanya mengandalkan patroli dan kesiapsiagaan aparat. Kesadaran masyarakat, kepedulian terhadap alam, serta sinergi lintas sektor menjadi kunci untuk melindungi lingkungan dari ancaman kebakaran.

Pesan inilah yang mengemuka dalam Persembahyangan Purnama dan Doa Bersama Umat Hindu di Pura Tri Mandala Giri, Minggu, 25 Oktober 2026.

Kapolres Bondowoso AKBP Aryo Dwi Wibowo hadir langsung dalam kegiatan yang berlangsung pukul 18.10 hingga 18.45 WIB tersebut. Acara digelar di lingkungan Markas Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, Desa Curahpoh, Kecamatan Curahdami, Kabupaten Bondowoso.

Momentum keagamaan ini tidak hanya menjadi ruang bagi umat Hindu untuk memanjatkan doa demi keselamatan dan kelestarian alam, tetapi juga mempertegas pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam mengantisipasi karhutla.

Kehadiran Kapolres bersama jajaran menjadi bagian dari upaya Polri memperkuat komunikasi dengan masyarakat, menjaga kerukunan antarumat beragama, serta membangun kolaborasi dalam menghadapi persoalan lingkungan dan keamanan.

Sejumlah pejabat dan tokoh turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika, Kapolsek Curahdami AKP Muktamar, jajaran pejabat Polres Bondowoso, serta Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Kabupaten Bondowoso, Pinandhita I Wayan Sindia, S.H. Sekitar 75 umat Hindu juga mengikuti persembahyangan dan doa bersama.

Dalam sambutannya, AKBP Aryo Dwi Wibowo menyampaikan apresiasi kepada pengurus Pura Tri Mandala Giri, tokoh agama Hindu, jajaran Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, dan seluruh umat yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.

Menurutnya, kepedulian terhadap lingkungan harus diwujudkan melalui langkah konkret, bukan berhenti pada seruan maupun doa.

Pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran kolektif, kewaspadaan sejak dini, serta koordinasi yang kuat antara masyarakat, tokoh agama, TNI, Polri, dan pemerintah.

“Doa bersama ini menjadi wujud kepedulian kita terhadap kelestarian alam dan keselamatan masyarakat. Menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan sinergi seluruh elemen, mulai dari masyarakat, tokoh agama, TNI, Polri hingga pemerintah,” ujar Aryo.

Ia menegaskan, Polres Bondowoso akan terus membangun kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan silaturahmi dan kehadiran langsung di berbagai lingkungan, termasuk tempat ibadah.

Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik, merawat persaudaraan, serta menjaga keharmonisan di tengah keberagaman masyarakat.

Selain menekankan pentingnya kebersamaan, Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Warga diminta segera melaporkan setiap indikasi ancaman agar dapat ditindaklanjuti oleh petugas.

“Apabila masyarakat menemukan potensi kebakaran, gangguan kamtibmas, atau tindak kriminalitas, segera laporkan melalui layanan Polri 110. Layanan ini beroperasi selama 24 jam, bebas pulsa, dan dapat dimanfaatkan masyarakat tanpa biaya,” tegasnya.

Sementara itu, Wakapolres Bondowoso Kompol I Gede Suartika mengapresiasi pelaksanaan doa bersama yang dinilainya mencerminkan perhatian Polri terhadap kehidupan keagamaan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam menjaga lingkungan.

Ia menyampaikan terima kasih kepada Kapolres dan seluruh jajaran yang telah hadir serta memberikan dukungan kepada umat Hindu di Bondowoso.

“Atas nama umat Hindu dan seluruh warga yang hadir, kami menyampaikan terima kasih serta penghargaan kepada Bapak Kapolres beserta jajaran yang telah berkenan hadir. Kehadiran ini bukan hanya menunjukkan kedekatan, tetapi juga menjadi bukti perhatian dan kepedulian Polri terhadap umat beragama di Kabupaten Bondowoso,” ungkapnya.

Kompol I Gede Suartika berharap doa yang dipanjatkan bersama membawa kebaikan bagi masyarakat serta memohon perlindungan Ida Sang Hyang Widhi Wasa agar alam senantiasa terjaga dan terhindar dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

Dukungan juga disampaikan Ketua PHDI Kabupaten Bondowoso, Pinandhita I Wayan Sindia, S.H. Ia menyambut positif kehadiran Kapolres dan jajarannya karena dinilai mempererat hubungan antara kepolisian dan umat beragama sekaligus menumbuhkan rasa aman di tengah masyarakat.

Di luar kegiatan keagamaan, langkah pencegahan karhutla di wilayah Curahdami juga diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. Polsek Curahdami bersinergi dengan Koramil, Yonif 514/SY/9/2 Kostrad, Perhutani, pemerintah daerah, serta tokoh agama untuk meningkatkan deteksi dini dan patroli di kawasan hutan yang berpotensi mengalami kebakaran.

Desa Curahpoh dan wilayah sekitarnya menjadi salah satu perhatian dalam upaya antisipasi tersebut. Pengawasan dan kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah kebakaran yang dapat merusak ekosistem, mengancam kelestarian hutan, serta menimbulkan dampak bagi kehidupan masyarakat.

Sinergi antara aparat keamanan, instansi terkait, tokoh agama, dan warga diharapkan dapat mempercepat penyampaian informasi apabila ditemukan potensi kebakaran. Dengan demikian, langkah penanganan dapat dilakukan lebih awal sebelum api meluas dan menimbulkan kerugian yang lebih besar.

Kegiatan doa bersama ini menjadi pengingat bahwa menjaga alam merupakan tanggung jawab bersama yang melampaui batas perbedaan agama maupun latar belakang sosial. Nilai spiritual, kepedulian lingkungan, dan kerja sama lintas sektor perlu berjalan beriringan agar upaya pencegahan karhutla semakin efektif.

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Bondowoso diharapkan mampu memperkuat perlindungan terhadap kawasan hutan, menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat, serta membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran.

Sebab, menjaga kelestarian alam bukan hanya tentang melindungi lingkungan hari ini, melainkan juga memastikan keselamatan dan keberlanjutan hidup generasi mendatang.(*)

Tombol Google News

Tags:

Polres Bondowoso Humas Polres Bondowoso Doa Lintas Sektor info bondowoso kabar bondowoso