KETIK, BLITAR – Informasi mengenai dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang pejabat di lingkungan Polres Blitar menjadi perbincangan hangat di berbagai grup WhatsApp dan media sosial dalam beberapa hari terakhir.
Dalam informasi yang beredar, seorang anggota polisi yang bertugas sebagai ajudan Wakapolres Blitar dikabarkan mengalami luka serius hingga patah tulang hidung. Korban disebut merupakan Bripda Andre, anggota Satuan Samapta Polres Blitar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari sejumlah sumber, peristiwa tersebut diduga terjadi pada Selasa 2 Juni 2026. Akibat kejadian itu, korban dikabarkan harus menjalani perawatan medis karena mengalami sejumlah luka, termasuk cedera pada bagian hidung.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi, penyebab maupun pihak yang diduga terlibat dalam insiden tersebut.
Nama Wakapolres Blitar juga ikut disebut dalam berbagai informasi yang beredar. Namun demikian, Ketik.com belum memperoleh konfirmasi resmi terkait kebenaran informasi tersebut sehingga belum dapat memastikan keterkaitan pihak manapun dalam dugaan kasus tersebut.
Peristiwa ini pun menarik perhatian publik karena terjadi di lingkungan institusi penegak hukum. Sejumlah warga berharap adanya penjelasan yang terbuka dan transparan agar tidak menimbulkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.
Sementara itu, hingga berita ini diterbitkan, Jumat 5 Juni 2026, Kasubsi PIDM Sihumas Polres Blitar Aiptu Saiful Muheni belum memberikan keterangan resmi saat dihubungi untuk mengonfirmasi informasi yang beredar tersebut.
Ketik.com akan terus berupaya memperoleh konfirmasi dari seluruh pihak terkait guna menyajikan informasi yang berimbang dan akurat kepada masyarakat.
