KETIK, KEDIRI – Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Kediri berhasil mengembangkan kawasan pramuka produktif. Program yang diinisiasi oleh Kwarda Pramuka Jatim ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan sekaligus membangun kemandirian generasi muda.

Kwarcab Kota Kediri mengembangkan berbagai komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi dan manfaat bagi kebutuhan pangan masyarakat. 

Ada beragam tanaman hortikultura yang tumbuh dengan baik, mulai dari mangga, jambu air, dan alpukat, hingga berbagai jenis sayuran seperti cabai rawit, daun bawang, pare, tomat, kembang kol, terong, sawi pakcoy, dan selada. 

Pengelolaan lahan produktif tersebut menjadi sarana pembelajaran sekaligus contoh nyata pemanfaatan lahan yang berkelanjutan dan bernilai ekonomis. 

Para anggota Pramuka terlibat langsung dalam proses penanaman, perawatan, hingga pengelolaan hasil panen sehingga memperoleh pengalaman praktis di bidang pertanian.

Baca Juga:
Kota Kediri Jadi Tuan Rumah Perkemahan Wirakarya Jatim 2026, Mbak Wali Sambut Kolaborasi Pramuka Bedah RTLH

Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur, Arumi Bachsin mendapat penjelasan dari Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, terkait pengembangan Pramuka Produktif di Kota Kediri (Foto: Pusdatin Kwarda Jatim)

Kwarcab Kota Kediri juga mengembangkan program pembibitan dan budidaya ikan lele yang dirancang sebagai sarana pendidikan kewirausahaan sekaligus upaya memperkuat sumber pangan berbasis protein hewani.

Melalui kegiatan tersebut, anggota Pramuka belajar mengenai manajemen budidaya, pengelolaan usaha, hingga pemasaran hasil produksi.

Keberhasilan Kwarcab Kota Kediri mendapat perhatian dan apresiasi dari Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur, Arumi Bachsin, yang bersama Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, meninjau langsung lokasi pengembangan Pramuka Produktif di Kota Kediri. 

Baca Juga:
Pramuka Renovasi 403 Rumah Warga di Kota Kediri, Wujud Nyata Perkemahan Wirakarya 2026

Dalam kesempatan tersebut, keduanya juga melakukan penanaman bibit sebagai simbol dukungan terhadap penguatan ketahanan pangan berbasis pendidikan kepramukaan.

Ketua Kwarda Jatim, H. M. Arum Sabil melalui Wakil Ketua Arumi Bachsin menyampaikan bahwa Program Pramuka Produktif merupakan salah satu program prioritas yang dikembangkan.

Program ini untuk mendorong anggota Pramuka menjadi generasi yang mandiri, kreatif, peduli lingkungan, dan mampu memberikan solusi terhadap berbagai tantangan di masyarakat.

Wakil Ketua Kwarda Jawa Timur, Arumi Bachsin foto bersama pengurus Kwarcab Kota Kediri saat meninjau lokasi pengembangan Pramuka Produktif di Kota Kediri (Foto: Pusdatin Kwarda Jatim)

“Pramuka harus hadir dan memberi manfaat. Melalui Program Pramuka Produktif, kita ingin menanamkan semangat kemandirian, kepedulian terhadap lingkungan, serta kemampuan mengelola sumber daya yang ada di sekitar,” katanya, Rabu, 3 Juni 2026.

“Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk Gerakan Pramuka,” tegasnya.

Arumi Bachsin juga mengapresiasi langkah Kwarcab Kota Kediri yang berhasil mengimplementasikan Program Pramuka Produktif secara nyata. 

Kegiatan tersebut tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membentuk karakter generasi muda yang produktif, disiplin, dan memiliki jiwa kewirausahaan.(*)