KETIK, BATU – Banyaknya keluhan warga Kota Batu yang disampaikan melalui media sosial mendorong kebutuhan akan kanal pengaduan khusus yang lebih terpusat. Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batu Nurochman menyebut hotline pengaduan masyarakat telah dipersiapkan dan tinggal diluncurkan.
“Hotline sebenarnya sudah ya, sudah kita persiapkan tinggal launching saja. Semoga secepatnya, insya Allah akan launching hotline itu,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.
Selama ini, masyarakat menyampaikan berbagai keluhan melalui akun media sosial masing-masing dinas terkait. Selain itu, platform media sosial Threads juga menjadi ruang bagi warga untuk mengutarakan persoalan yang mereka hadapi.
Kehadiran kanal khusus ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan aduan kepada pemerintah daerah, sekaligus menyediakan alternatif di luar media sosial untuk menyalurkan keluhan.
Sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Timur telah lebih dahulu menyediakan kanal pengaduan khusus bagi masyarakat dengan mekanisme layanan yang berbeda-beda.
Baca Juga:
Turun ke Jalan, Kapolres Batu AKBP Panji Atur Lalin dan Edukasi Bahaya Knalpot BrongDi Kota Surabaya, misalnya, terdapat layanan WhatsApp Lapor Cak Eri di nomor 0811338884. Kanal tersebut digunakan untuk menerima aduan non-darurat dan dipantau langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.
Sementara itu, Kabupaten Jember memiliki layanan Wadul Gus’e, yakni sistem pengaduan terpadu yang memudahkan masyarakat melaporkan persoalan fasilitas publik, bantuan sosial, infrastruktur, hingga pelayanan administratif secara daring selama 24 jam.
Adapun Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menghadirkan program Lapor Camat, yang memungkinkan masyarakat menyampaikan aduan melalui telepon maupun WhatsApp. Layanan ini terutama ditujukan untuk menangani persoalan pelayanan publik yang dapat disampaikan langsung kepada camat.(*)